Kendaraan Listrik Bisa Disubsidi? Ini Penjelasan Menhub Budi Karya   

Mochamad Rizky Fauzan
Selasa 20 September 2022 07:55 WIB
Kendaraan Listrik Bisa Disubsidi? Ini Penjelasan Menhub Budi Karya   
Indonesia Electric Motor Show 2022 pamerkan kendaraan listrik. (Foto: celebrities.id/MNC)

JAKARTA, celebrities.id - Demi mendorong penggunaan mobil listrik maupun motor listrik, pemerintah tengah mengupayakan agar hal itu segera terwujud. Salah satunya dengan menggodok skema subsidi untuk menggenjot semakin banyak pengguna kendaraan listrik.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menginstruksikan kementerian untuk memberikan prioritas kepada kendaraan listrik.

"Artinya, katakan mobil kita lakukan penggantian atau yang baru tetapi juga motor. Banyak juga motor-motor dinas yang dimiliki KL (kementerian/lembaga)," katanya di Kementerian ESDM Jakarta, Senin (19/9/2022).

Adapun, saat ini pihaknya tengah berdiskusi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memberikan subsidi pada kendaraan listrik. Subsidi itu baik untuk KL maupun masyarakat.

"Kita bersama-sama sedang berdiskusi dengan Kemenkeu diupayakan ada subsidi. Pada saat konversi itu ada subsidi terutama pertama kali tentu kendaraan motor. Baik mereka yang punya KL maupun masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan yang komersial," ujarnya.

Soal mekanisme subsidi, menurut Menhub, pemerintah daerah bisa saja memberikan subsidi untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik. Kemudian, bisa juga pemberian subsidi itu berasal dari subsidi BBM.

"Macam Pemda (pemerintah daerah, red). Pemda kan pengen kotanya ramah lingkungan. Saya pikir kalau mereka ramah lingkungan, mereka memberikan prioritas bagi warga kotanya menggunakan EV motor, yang EV. Bisa jadi anggaran yang tadinya kurang produktif digunakan untuk ini," ucap Menhub.

"Juga secara major subsidi yang tadinya digunakan untuk BBM itu bisa dikonversi ini sendiri," tuturnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenkomarves Rachmat Kaimuddin mengatakan, sebetulnya saat ini pemerintah telah memberikan subsidi secara langsung kepada pengguna mobil dan motor listrik lewat subsidi BBM.

Padahal untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, subsidi tersebut bisa dialihkan ke kendaraan listrik.

“Jadi saat ini dengan restu pemerintah, kita lagi menghitung bagaimana sebagian subsidi BBM ini bisa kita alihkan supaya untuk menekan harga di depan untuk kendaraan listrik,” kata Rachmat.

Editor : Lisvi Padlilah