Kesehatan Rambut Berhubungan dengan Stres akibat Covid-19? Cek Faktanya 

Cesar Rivaldo
Jumat 10 September 2021 17:50 WIB
Kesehatan Rambut Berhubungan dengan Stres akibat Covid-19? Cek Faktanya 
Kesehatan rambut berhubungan dengan stres (Foto: celebrities.id/Boldsky)

JAKARTA, celebrities.id - Kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini tentu membuat kita menjadi lebih khawatir dan tak jarang seseorang mengalami stres.

Namun, sejak adanya vaksin yang diberikan kepada masyarakat membuat kondisi sedikit membaik. Setidaknya, tubuh kita bisa beradaptasi hidup bersama dengan virus berbahaya ini.

Sementara, dalam penelitian yang paling baru, rambut kita bisa memberikan petunjuk tentang seberapa stres seseorang akibat Covid-19. Berikut penjelasanya dirangkum pada Jumat (10/9/2021).

1. Seberapa besar pengaruh Covid-19 dengan kesehatan mental

Selain menyerang alat vital, virus ini juga bisa bisa menyerang mental secara tidak langsung. Kondisi yang berubah, karantina waktu yang panjang akan mempengaruhi mental seseorang. Ditambah lagi dengan ketakutan akan terpapar virus ini, hingga takut kehilangan orang terdekat dan isolasi yang begitu lama menjadi pemicu tidak stabilnya mental.

Oleh karena itu, tidak ada satu cara pun yang dapat mengukur seberapa tingkat stres yang dimiliki seseorang. Penelitian baru telah mengidentifikasi bahwa hormon yang ada di rambut dapat mengetahui seberapa besar tingkat stress yang dialami.

2. Apa yang telah ditemukan dalam penelitian?

Menurut penelitian dari New York University Abu Dhabi (NYUAD), yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah 'Child Development' baru-baru ini, Kortisol merupakan hormon inti yang dapat memperburuk respon melawan dalam tubuh dan dapat melepaskan stress dan menjadi penanda kesehatan mental yang buruk.

Peneltian ini dilakukan kepada 52 keluarga dari Jordania dan Suria membandingkan tes kortisol dari sebelum (2019) dengan puncak pandemi,di mana diamati bahwa ada lonjakan yang cukup besar dalam tingkat stres, perubahan yang merugikan pada kehidupan keluarga secara keseluruhan dan kesehatan psikologis.

3. Apakah rambut rontok juga disebabkan stres karena Covid-19?

Para ilmuwan juga belum menetapkan hubungan antara stres, peningkatan kortisol, dan rambut rontok karena virus baru ini sulit dipahami. Namun pada dasarnya rambut rontok karena kekebalan yang lemah, kehilangan nutrisi, peradangan yang terguncang dapat menyebabkan tekanan tak terduga (terutama kulit kepada) yang membuat rambut ke fase 'mati'. Stress juga dapat mendorong kerontokan rambut. 

4. Apa yang harus dilakukan?

Di tengah Pandemi seperti ini masalah kesehatan apapun jangan di anggap enteng. Oleh karena it, stress dan kecemasan harus dikelola dengan baik. berikut beberapa caranya.

- Lakukan meditasi dan latihan pernafasan secara reguler

- Luangkan waktu untuk aktif secara fisik dan berolahraga setiap hari dengan konsisten

- Cari bantuan kelompok pendukung, dengan bersosialisas keteman-teman terdekat anda walaupun secara virtual

- Memiliki program diet yang membantu menyembuhkan dan menurunkan tingkat stres.

Editor : Endang Oktaviyanti