7 Keunikan Pakaian Adat Bali, dari Kebaya hingga Sanggul Sarat dengan Makna

Lintang Tribuana
Rabu 22 Desember 2021 10:11 WIB
7 Keunikan Pakaian Adat Bali, dari Kebaya hingga Sanggul Sarat dengan Makna
Keunikan Pakaian Adat Bali. (Foto: celebrities.id/MNC)

JAKARTA, celebrities.id - Keunikan pakaian adat Bali yang memiliki ciri khas tersendiri bagi warganya membuat orang penasaran. 

Pulau Bali dikenal sebagai daerah yang populer sebagai kawasan wisata hingga ke mancanegara. Selain Keindahan alam, keunikan budaya yang ada di Pulau Dewata ini tentu menjadi daya tariknya. 

Salah satu warisan budaya Bali yang masih terjaga hingga saat ini adalah pakaian adat tradisionalnya. Masyarakat lokal tampak menawan ketika tampil dengan baju adat Bali di tiap kesempatan. 

Berikut kami ulas 7 keunikan dari pakaian adat Bali, dilansir dari berbagai sumber, Rabu (22/12/2021). 

1. Kebaya

Berbeda dengan kebaya biasa, perempuan Bali biasa mengenakan kebaya yang biasanya dipadukan dengan selendang. Dengan gaya diikat seperti sabuk, penampilan kaum hawa akan terlihat anggun. 

Selain itu, kebaya yang digunakan warnanya beragam dan cukup mencolok mata. Tetapi khusus acara keagamaan, kebaya putih biasanya menjadi pilihan. 

2. Udeng 

Merupakan kain yang menutup kepala yang digunakan laki-laki. Bagian ujung kanan dan ujung kiri saling bertemu, memiliki makna simbol pengendalian diri. Udeng memiliki 3 jenis, yakni udeng jejateran, udeng kepak dara, dan udeng beblatukan. 

3. Kamen 

Pakaian adat dimulai dengan penggunaan kain atau kamen dengan lipatan melingkar dari kiri ke kanan. Tinggi kamen putra kira-kira sejengkal dari telapak kaki dengan makna bahwa pria harus melangkah dengan panjang sebagai penanggung jawab. 

Sementara cara penggunaan kamen untuk perempuan punya cara berbeda dari laki-laki, yakni lipatannya dipakak melingkar dari kanan ke kiri. Tinggi kamen perempuan lebih panjang dari laki-laki. 

 

1
/
2