5 Keunikan Rumah Adat Honai, dari Tidak Ada Jendela hingga Multifungsi

Intan Afika Nuur Aziizah
Jumat 24 Desember 2021 11:40 WIB
5 Keunikan Rumah Adat Honai, dari Tidak Ada Jendela hingga Multifungsi
Keunikan rumah adat Honai tak hanya terletak pada bentuk bangunannya yang bulat.. (Foto: celebrities.id/Aneahira)

JAKARTA, celebrities.id - Keunikan rumah adat Honai tak hanya terletak pada bentuk bangunannya yang bulat. Rumah adat Honai merupakan rumah adat milik masyarakat Suku Dani yang tinggal di sebuah kawasan lembah bernama Baliem.

Ada banyak sekali keunikan pada rumah adat Honai ini yang patut untuk Anda ketahui. Penasaran? Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (24/12/2021), berikut keunikan rumah adat Honai.

1. Asal muasal nama Honai

Keunikan rumah adat Honai pertama adalah rumah ini dibuat khusus untuk laki-laki. Honai sendiri berasal dari kata ‘Hun’ dan juga ‘ai’, dimana artinya adalah rumah untuk laki-laki. Sementara untuk para wanita akan tinggal di sebuah rumah bernama Ebei. Keduanya memiliki bentuk yang sama, hanya saja rumah Honai memiliki ukuran yang lebih tinggi dibandingkan Ebei.

2. Rumah yang multifungsi

Keunikan rumah adat Honai selanjutnya adalah meski terlihat kecil, namun rumah ini memiliki banyak fungsi. Rumah adat Honai tak hanya dipakai sebagai tempat tinggal saja, tetapi juga sebagai tempat berkumpul warga ketika ada suatu hal yang harus didiskusikan. 

Selain itu, rumah adat Honai juga digunakan sebagai tempat menyimpan alat-alat perang, tempat menyimpan hasil ladang, tempat untuk merencanakan atau mengatur strategi perang, serta tempat menyimpan alat-alat atau simbol dari adat orang Dani yang sudah ditekuni sejak dulu.

Di beberapa tempat di pedalaman suku Papua, rumah Honai bahkan dijadikan sebagai lokasi untuk melakukan proses pengasapan terhadap mumi, yakni mayat yang diawetkan. Jasad yang diasapkan dan disakralkan bukan sembarang orang, melainkan berasal dari tokoh-tokoh penting desa setempat, misalnya kepala suku.

3. Terbuat dari bahan alami

Keunikan rumah adat Honai berikutnya adalah terbuat dari bahan-bahan alami yang tentunya ramah lingkungan. Atap rumah adat Honai terbuat dari kayu yang kemudian diisi oleh rumput alang-alang dan jerami. Sementara dindingnya terbuat dari papan cincang yang runcing, dan tiang penyangga rumahnya terbuat dari balok kayu. 

Selain itu, alas tempat tidurnya pun terbuat dari bambu kecil panjang bernama pinde. Tali rotan pun kerap digunakan sebagai tali untuk menyambungkan antar material bangunan. Unik, ya.

 

1
/
2