Kim Kardashian Biayai Evakuasi Pemain Sepak Bola Wanita Afghanistan ke Inggris

Adinda Aulia Putri
Jumat 19 November 2021 23:04 WIB
Kim Kardashian Biayai Evakuasi Pemain Sepak Bola Wanita Afghanistan ke Inggris
Kim Kardashian ternyata ringan tangan membantu kesulitan sesama. (Foto: Alarabiya News)

LONDON celebrities.id - Sosok selebritis Hollywood Kim Kardashian ternyata ringan tangan membantu kesulitan sesama. Ia ikut membantu mendanai proses evakuasi tim sepak bola remaja perempuan Afghanistan yang merasa tertekan di tengah kondisi politik transisi.

Berkat bantuan Kardashian, seorang rabi di New York, dan jajaran klub bola Leeds United, 30 anggota klub bola remaja perempuan tersebut mendarat di Inggris, Kamis (18/11/2021). Mereka datang bersama anggota keluarganya dari rute Pakistan, sehingga total rombongan berjumlah sekira 130 orang.

Dilansir dari Alarabiya News, Jumat (19/11/2021), mereka mendarat di Bandara Stansted dekat London. Warga Afghanistan ini akan menjalankan karantina selama 10 hari sebelum memulai kehidupan baru di Inggris.

Klub Liga Premier Inggris Leeds United telah menawarkan untuk mendukung para pemain bola perempuan tersebut. Lantaran setelah peristiwa kejatuhan pemerintah Afghanistan di tangan Taliban pada Agustus 2021 lalu, nyawa mereka terancam. 

Wanita yang berolahraga dipandang sebagai tindakan politik pembangkangan terhadap Taliban. Ratusan atlet wanita telah meninggalkan Afghanistan sejak kelompok itu kembali berkuasa dan mulai mengekang pendidikan serta kebebasan wanita.

“Pesepakbola wanita Afghanistan adalah tokoh terkenal di negara ini. Nyawa mereka dalam bahaya besar karena orang-orang di negara itu menentang aktivitas mereka dan ingin menghentikan kegiatan olahraga dan pendidikan mereka,” tutur Khalida Popal, mantan kapten tim nasional wanita Afghanistan yang telah mempelopori upaya evakuasi bagi para atlet wanita.

Australia diketahui juga ikut mengevakuasi anggota tim sepak bola wanita nasional Afghanistan, kemudian tim remaja putri itu ditempatkan di Portugal.

Tak sedikit anggota tim pengembangan berasal dari keluarga kurang mampu di provinsi negara itu. Namun, mereka berhasil mencapai Pakistan dan akhirnya mendapatkan visa Inggris. Tetapi mereka ditelantarkan selama berminggu-minggu tanpa penerbangan ke luar negeri karena batas waktu visa Pakistan mereka terus berkurang.

Tim mendapat bantuan dari Asosiasi Tzedek, sebuah kelompok nirlaba AS yang sebelumnya membantu anggota terakhir komunitas Yahudi Kabul yang diketahui meninggalkan Afghanistan.

Rabbi Moshe Margaretten yang merupakan pendiri kelompok tersebut bekerja sama dengan bintang reality TV Kim Kardashian dalam reformasi peradilan pidana di AS. Dia mengulurkan tangannya untuk membantu membayarkan pesawat sewaan ke Inggris.

"Satu jam setelah panggilan Zoom, saya mendapat pesan teks bahwa Kim ingin mendanai seluruh penerbangan," kata Margaretten.

Juru bicara Kardashian mengkonfirmasi bahwa artisnya telah memberikan donasi.

Editor : Mohammad Saifulloh