Komunitas B2W Bakal Audit Fasilitas Parkir Sepeda di 27 Titik Stasiun Jabodetabek, Marak Kemalingan

Ari Sandita
Sabtu 17 September 2022 21:58 WIB
Komunitas B2W Bakal Audit Fasilitas Parkir Sepeda di 27 Titik Stasiun Jabodetabek, Marak Kemalingan
Komunitas B2W sebut parkiran sepeda di stasiun jabodetabek tidak aman. (Foto: celebrities.id/Ari Sandita)

JAKARTA, celebrities.id - Komunitas Bike To Work (B2W) Indonesia bakal melakukan audit pada fasilitas parkir sepeda di 27 titik kawasan Stasiun Jabodetabek milik PT KAI Commuter Indonesia (KCI). Audit tersebut dilakukan selama satu pekan ini, yakni tanggal 17-24 September 2022.

"Kita bentuk relawan parkir sepeda tuk mengaudit parkir sepeda, partisipasi publik, bukan paksaan. Sampai tanggal 24 September 2022, selama seminggu di 27-an titik Stasiun di Jabodetabek," ujar Ketua Umum Bike to Work (B2W) Indonesia, Fahmi Saimima semalam.

Menurutnya, tim audit itu melibatkan partisipasi publik, khususnya pesepeda yang diinisiasi oleh B2W, yang mana bakal mensurvei dan mengaudit fasilitas parkir sepeda hampir pada 75 persen jaringan KCI di Jabodetabek. Adapun parameternya membuat isian ceklis dan foto, mulai dari fasilitas, aksesibilitas, dan relasinya atau hubungan agar bagaimana sepeda itu dianggap oleh konsumen, pengelola, petugas di lapangan seperti security dan semacamnya sesuai standar pesepeda.

"Targetnya stasiun bisa menjadi ramah sepeda dengan apa yang kita berikan saran di poin audit, kalau KCI sudah ramah sepeda berarti sebuah kebanggaan bagi kita semua. Ini standarisasi sebuah parkir sepeda yang nyaman, kalau nanti akan disambut baik ini hasil auditnya yah silahkan," katanya.

Dia menerangkan, hasil audit atas fasilitas parkir sepeda di stasiun-stasiun milik KCI itu nantinya bakal disampaikan ke Ombudsman RI selaku pengawasan fasilitas publik milik pemerintah, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Ditjen Perkeretaapian, BUMN selaku pemilik operator dan Direksi KAI dan KCI. 

Audit itu dilakukan lantaran pihaknya ingin KCI menyediakan parkir sepeda yang bisa memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pesepeda saat memarkirkan sepedanya di stasiun.

"Penyediaan fasilitas itu kewajiban dari pengelola, fasilitas publik itu bisa berupa toilet, musala, dan semacamnya, dan parkiran sepeda pun berada di posisi yang sama, digunakan atau tidak, ramai atau tidak, itu kewajiban bagi pengelola agar konsumen bisa menggunakan itu dengan perasaan yang aman dan nyaman," tuturnya.

Dia menambahkan, terkait fasilitas parkir untuk pesepeda itu nantinya bakal disediakan secara gratis ataukah berbayar oleh pihak KCI, para pesepeda diyakini tak mempersoalkannya. Asalkan, sepeda yang diparkirkan di area stasiun bisa terjamin keamanan dan kenyamanannya serta tak ada proses pengabaian atau ketidakpedulian pada sepeda yang diparkir itu.

"Adapun soal jumlah space parkiran sepeda itu idealnya memang di setiap stasiun bertahap, kalau dengan kapasitas 5 sepeda ternyata banyak (yang parkir sepedanya) yah harus aware tambah lagi. Namun, selama kondisinya aman, tak kehujanan, tak kepanasan segala macam pasti itu akan memobilisasi orang untuk pakai sepeda," ucapnya.

Editor : Hadits Abdillah