KTT G20 Bawa Berkah untuk Pariwisata Bali, Okupansi Hotel Meningkat 70 Persen

Icon CameraNovie Fauziah
Selasa 22 November 2022 15:58 WIB
KTT G20 Bawa Berkah untuk Pariwisata Bali, Okupansi Hotel Meningkat 70 Persen
PKTT G20 Bawa Berkah untuk Pariwisata Bali. (Foto:celebrities.id/MNC Media)

JAKARTA, celebrities.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Presidensi Indonesia di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, tak hanya menjadi momentum kebangkitan ekonomi saja, tapi meningkatkan  okupansi hotel di kawasan Nusa Dua meningkat hingga 70 persen yang merupakan bukti dampak positif dari event akbar tersebut.

"Kami prediksi hingga akhir tahun 2022 tingkat okupansi hotel di Bali tetap tinggi terutama memasuki masa liburan Nataru (natal dan tahun baru) yang kita andalkan adalah wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang semakin meningkat yang rata-rata (angka kedatangannya) mencapainya 24 ribu per hari," katanya, Selasa (22/11/2022).

Menparekraf melanjutkan bahwa momentum presidensi Indonesia dalam KTT G20 ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Terutama, bagi sektor parekraf di Bali.

 

Selain itu, dia memperkirakan kontribusi ekonomi pelaksanaan KTT G20 terhadap perekonomian nasional mencapai 533 juta dolar Amerika atau Rp7,4 triliun dan menyerap lebih dari 33 ribu lapangan kerja baru.

"Saya ucapkan terima kasih untuk semua yang telah memberikan sumbangsih terbaik bagi kontribusi terbaik Indonesia, sebagai sebuah bangsa yang sangat diperhitungkan dan mampu mencetak sebuah prestasi menjadi host yang sukses untuk KTT G20," katanya.

Dia menambahkan keindahan alam Indonesia lah yang membuat para perwakilan dunia terppesona sehingga ini menjadi momen kebangkitan ekonomi dan kebanggaan dari bangsa.

"KTT G20 ini merupakan momen kebangkitan ekonomi dan kebanggaan dari bangsa kita. Bahwa (kita) bukan hanya (memiliki) keindahan alam, kekayaan sumber daya alam, dan keramahtamahan namun ternyata kepemimpinan Indonesia di skala global sangat diperhitungkan," tuturnya.

Editor : Johan Sompotan