Lanjutkan Temuan WHO, BPOM Lakukan Uji Klinis Ivermectin

Muhammad Sukardi
Senin 28 Juni 2021 15:06 WIB
BPOM sebut Ivermectin sebagai obat dalam terapi pengobatan Covid-19 masih perlu uji klinis. (Foto: celebrities.id/Freepik.com)

JAKARTA, celebrities.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelumnya mengeluarkan laporan bahwa Ivermectin adalah obat cacing yang tergolong dalam obat keras. Untuk itu, penggunaannya tidak boleh sembarang alias harus dipantau dokter.

BPOM lalu melakukan uji klinik terhadap obat Ivermectin. Pasalnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) disebutkan memiliki data positif terkait Ivermectin sebagai salah satu terapi penanggulangan Covid-19 di beberapa negara.

"Data-data epidemiologi dan juga publikasi global, menunjukkan bahwa Ivermectin ini juga digunakan untuk penanggulangan Covid-19 dan ada guideline dari WHO dikaitkan dengan Covid-19 treatment yang merekomendasikan bahwa Ivermectin dapat digunakan dalam kerangka uji klinik," kata Kepala BPOM Penny K. Lukito di konferensi pers virtual, Senin (28/6/2021).

"Pendapat yang sama diberikan oleh beberapa otoritas obat dalam kategori sistem regulator yang baik seperti US FDA dan EMA dari Eropa. Namun, memang data uji klinik harus terus kita kumpulkan di mana saat ini belum konklusif. Untuk itulah BPOM sejalan dengan rekomendasi WHO memfasilitasi pelaksanaan uji klinik yang diinisiasi oleh Balitbangkes," katanya.

 

1
/
2