Lewis Hamilton Disebut Tak Pernah Akui Kehebatan Max Versatppen, Dibongkar Tim Red Bull

Andhika Khoirul Huda
Kamis 22 September 2022 21:03 WIB
Lewis Hamilton Disebut Tak Pernah Akui Kehebatan Max Versatppen, Dibongkar Tim Red Bull
Lewis Hamilton Disebut Tak Pernah Akui Kehebatan Max Versatppen, Dibongkar Tim Red Bull. (Foto:celebrities.id/Instagram @lewishamilton)

MILTON KEYNES, celebrities.id – Kepala Tim Red Bull, Christian Horner menyebut ada perbedaan dari persaingan antara Max Verstappen dengan Charles Leclerc musim ini di banding dengan Lewis Hamilton musim lalu. Menurutnya, Verstappen dan Leclerc saling menghormati satu sama lain, sedangkan Hamilton tak pernah mengakui kehebatan pembalap andalannya itu.

Seperti diketahui, Verstappen dan Hamilton terlibat persaingan sengit untuk memperebutkan gelar juara F1 tahun lalu. Pertarungan mereka pun diawarnai banyak drama sepanjang musim hingga akhirnya sang pembalap Belanda merebut gelar juara dunia pertamanya pada balapan terakhir di Abu Dhabi yang kontroversial.

Kedua rival itu pun terlibat dalam beberapa insiden di trek musim lalu, seperti di Silverstone, Monza dan Arab Saudi, yang semakin menambah keseruan rivalitas mereka. Bahkan, fans mereka saling mengejek pembalap lawan masing-masing.Akan tetapi, Horner mengklaim bahwa bintang asal Inggris itu tak pernah sekalipun mengaku kehebatan Verstappen. Berbeda dengan musim ini di mana Verstappen mengakui kehebatan Leclerc yang merupakan saingan terdekatnya sepanjang F1 2022.

“Anda tahu, ada perbedaan antara persaingan Max-Lewis dengan Charles, mungkin ada rasa hormat yang berbeda dengan Charles. Mereka saling berlomba sejak anak-anak, dan ada rasa saling menghormati. Saya tidak pernah sekalipun mendengar Lewis mengenali kemampuan Max. Dan tentu saja, ada sedikit lebih banyak kata-kata negatif (dari Hamilton) dan Anda bisa merasakannya, dan Anda bisa merasakan perbedaan di antara kedua pembalap itu (Leclerc dan Hamilton),” kata Horner dilansir dari Independent, Kamis (22/9/2022).

Lebih lanjut, Horner mengatakan hal itu terjadi karena Hamilton berada dalam tekanan yang besar saat bersaing dengan Verstappen tahun lalu. Pasalnya, dia berambisi mencetak sejarah untuk menjadi pembalap dengan gelar juara F1 terbanyak, sedangkan sang bintang Red Bull tidak punya beban sama sekali sebagai seorang pembalap muda yang ingin merengkuh gelar F1 pertamanya.

“Saya pikir bisa dibilang tekanan besar ada pada Lewis karena dia adalah juara dunia tujuh kali yang kehilangan segalanya, Max adalah anak muda yang mengambil risiko, yang memberikan segalanya, dan tidak akan rugi apa-apa. Beberapa overtakingnya tahun lalu sangat menakjubkan dan saya pikir itu membuat Lewis terguncang,” ujar pria berusia 48 tahun itu.

Sayangnya, pada musim ini persaingan antara Verstappen dan Hamilton tak terlihat lagi. Mobil Mercedes-nya berada dalam performa yang kurang baik sehingga membuat pembalap berusia 37 tahun itu tertinggal 167 poin dari sang juara bertahan, yang saat ini duduk di puncak klasemen dan bisa mempertahankan gelar juaranya pada balapan selanjutnya di GP Singapura 2022.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra