Lewis Hamilton Menyesal Terlibat Insiden dengan Max Verstappen, Marah-Marah usai Tabrakan

Icon CameraIlham Sigit
Senin 14 November 2022 07:33 WIB
Lewis Hamilton Menyesal Terlibat Insiden dengan Max Verstappen, Marah-Marah usai Tabrakan
Lewis Hamilton menyesal marah-marah ke Verstappen usai tabrakan di F1 GP Brasil 2022. (Foto: celebrities.id/Instagram @lewishamilton)

SAO PAULO, celebrities.id - Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton sempat marah-marah usai tabrakan dengan rivalnya, Max Verstappen dalam gelaran F1 GP Brasil 2022

Namun, setelah balapan yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Jose Carlos Pace, Senin (14/11/2022) dini hari, Hamilton justru menyesal karena terlibat dalam insiden tersebut.

Ya, serangkaian insiden memang mewarnai jalannya balapan F1 GP Brasil 2022. Insiden pertama melibatkan pembalap Haas, Kevin Magnussen dengan pembalap McLaren, Daniel Ricciardo.

Kemudian, Hamilton juga terlibat tabrakan dengan rivalnya dari Red Bull Racing, Verstappen. Masalahnya, usai tabrakan, Hamilton sempat ngamuk dan menyalahkan Verstappen atas insiden tersebut.

“Dia tidak memberi saya ruang. Ke mana mereka mengharapkan saya pergi? Tapi itu tidak masalah,” kata Hamilton pada suara radio tim, dilansir Crash, Senin (14/11/2022).

Namun usai balapan, Hamilton justru merasa menyesal karena terlibat insiden tersebut. Menurutnya, insiden dengan Verstappen bisa merugikan tim.

“Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang itu. Ketika mobil-mobil itu bersentuhan, saya yakin, semuanya berakhir. Saya berpikir: 'Sial! Saya merugikan tim!” ucap Hamilton dilansir Speedweek, Senin (14/11/2022).

“Kemudian saya segera beralih ke mode penyelamatan, apa yang masih bisa saya dapatkan dari ini?" tuturnya.

Beruntungnya, Hamilton berhasil merebut kembali posisi kedua, meski sempat disalip pembalap Ferarri, Carlos Sainz. Jr. 

Menanggapi kemenangannya itu, Hamilton memilih untuk merendah. Menurutnya, kejayaan Mercedes di Sao Paulo merupakan kerja keras seluruh tim.

“Tentu saja saya sangat senang bahwa kami (Mercedes) dapat mencapai (podium) satu-dua pada akhirnya. Pujian besar untuk George, dia melakukan pekerjaan dengan baik,” ucapnya.

“Ini adalah dorongan moral bagi semua orang yang sekarang dapat dengan jelas melihat semua kerja keras terbayar,” tuturnya.

Editor : Lisvi Padlilah