Lezatnya Camilan Tradisional Elod Khas Kabupaten Bandung Barat, Bisa Pilih Bermacam Rasa

Adi Haryanto
Sabtu 30 Juli 2022 23:19 WIB
Lezatnya Camilan Tradisional Elod Khas Kabupaten Bandung Barat, Bisa Pilih Bermacam Rasa
Lezatnya Camilan Tradisional Elod Khas Kabupaten Bandung Barat, Bisa Pilih Bermacam Rasa. (Foto:celebrities.id/YouTube @This Story Shop)

BANDUNG BARAT, celebrities.id - Beragam kuliner berbahan dasar singkong terus bermunculan dan banyak beredar di pasaran. Namun, tidak banyak makanan tradisional dari singkong yang masih bertahan dan dicari oleh masyarakat hingga kini.

Di Kabupaten Bandung Barat (KBB) banyak bermunculan kreativitas dalam mengolah singkong menjadi produk lain yang bernilai tinggi, seperti kudapan kaya rasa, dari kripik, tape (peuyeum), ketimus, comro, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tidak hanya rasanya yang khas, tapi juga menjadi kudapan lokal yang mampu menjadi ciri khas daerah dan jadi referensi wisata. Mulai dari keunikan teknik pembuatan, teknologi alat-alat yang dipakai, hingga peruntukan serta latar belakang makanan tersebut dibuat.

Salah satu yang cukup dikenal adalah makanan khas di Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, KBB yang bernama elod. Camilan yang berbahan singkong ini diracik memanfaatkan bahab dari hasil pengolahan tepung tapioka. Sistem pembuatan elod merupakan warisan nenek moyang yang punya semangat menjaga kelestarian lingkungan. Sebab bisa mengurangi buangan cairan pembuatan tepung yang masuk sungai dan dimanfaatkan menjadi makanan.

"Elod ini terbuat dari ampas cair pengolahan tepung singkong. Gak dibuang tapi diolah lagi menjadi camilan," kata salah seorang perajin kuliner elod di Kampung Cibitung RT 01 RW 14, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Iis (40), Sabtu (30/7/2022).

Menurutnya, meski elod terbuat dari cairan bekas tepung namun makanan tradisional ini memiliki citarasa yang cukup nikmat. Setelah dijemur kurang lebih 1-2 hari, elod memiliki ciri-ciri berwarna hijau tua kecoklatan, memiliki postur padat namun lembek, dan memiliki rasa asin gurih.

 

1
/
2