Lirik Lagu Kartonyono Medot Janji dan Terjemahan, Dipopulerkan oleh Denny Caknan

Iqbal Widiarko
Selasa 21 Juni 2022 18:11 WIB
Lirik Lagu Kartonyono Medot Janji dan Terjemahan, Dipopulerkan oleh Denny Caknan
Lirik lagu Kartonyono Medot Janji dan terjemahan dari Denny Caknan. (celebrities.id/Instagram @denny_caknan

JAKARTA, celebrities.id - Lirik lagu Kartonyono Medot Janji dan terjemahan dari Denny Caknan ini secara garis besar mengisahkan tentang seseorang yang sudah tidak tahan lagi dengan pasangannya dan kemudian meninggalkannya di suatu tempat yang bernama Kartonyono.

Tempat tersebut merupakan sebuah nama daerah lebih tepatnya perempatan dekat alun-alun yang juga dijadikan sebuah tugu di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Dalam YouTube resminya Denny Caknan, lagu ini telah ditonton lebih dari 244 juta kali hingga artikel ini tayang. Padahal lagu ini baru 2 tahun rilis di industri musik Indonesia.

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Selasa (21/6/2022) telah merangkum lirik lagu Kartonyono Medot Janji dan terjemahan, sebagai berikut.

Lirik Lagu Kartonyono Medot Janji dan Terjemahan

Kok kebangeten men
(Kok keterlaluan sekali)
Sambat belas raono perhatian
(mengeluh tak dapat perhatian)
Jelas kubutuh atimu, kubutuh awakmu
(Jelas kubutuh hatimu, kubutuh dirimu)
Kok kebangeten men
(Kok keterlaluan sekali)

Loro ati iki
(Sakit hati ini)
Tambarno karo tak nggo latihan
(Tapi biarkan saja biar kujadikan latihan)
Sok nek wes oleh gantimu
(Nanti kalau sudah dapat gantimu)
Wes ra kajok aku
(Aku sudah nggak kaget lagi)
Mergo wes tau, wes tau jeru
(Karena sudah tahu, sudah pernah sakit hati yang dalam)

Mbien aku jek betah, suwe suwe wegah
(Dulu aku masih tahan, lama-lama ogah)
Nuruti kekarepanmu
(Mengikuti kemauanmu)
Sansoyo bubrah
(Tidak pernah berubah)

Mbiyen wes tak wanti-wanti, ojo ngasi lali
(Sudah lama aku ingatkan, jangan sampai lupa)
Tapi kenyataanya pergi
(Tapi kenyataannya pergi)

Kartonyono ning Ngawi medot janjimu
(Kartonyono di Ngawi memutus janjimu)
Ambruk cagak ku nuruti angen angenmu
(Penyangga roboh aku menuruti angan-anganmu)
Sak kabehane wes tak turuti
(Semuanya sudah kuturuti)
Tapi malah mblenjani
(Tapi malah ingkar janji)

Budalo malah tak duduhi dalane
(Pergi saja malah aku tunjukkan jalannya)
Metu kono belok kiri lurus wae
(Lewat sana belok kiri lurus saja)
Rasa nyawang sepionmu sing marai ati
(Tak usah melihat kaca spionmu yang bikin hati)
Tambah mbebani
(Tambah terbebani)

Mbien aku jek betah, suwe suwe wegah
(Dulu aku masih tahan,lama-lama ogah)
Nuruti kekarepanmu
(Mengikuti kemauanmu)
Sansoyo bubrah
(Tidak pernah berubah)

Mbiyen wes tak wanti-wanti, ojo ngasi lali
(Sudah lama aku ingatkan, jangan sampai lupa)
Tapi kenyataanya pergi
(Tapi kenyataannya pergi)

Reff:

Kartonyono ning Ngawi medot janjimu
(Kartonyono di Ngawi memutus janjimu)
Ambruk cagak ku nuruti angen angenmu
(Penyangga roboh aku menuruti angan-anganmu)
Sak kabehane wes tak turuti
(Semuanya sudah kuturuti)
Tapi malah mblenjani
(Tapi malah ingkar janji)

Budalo malah tak duduhi dalane
(Pergi saja malah aku tunjukkan jalannya)
Metu kono belok kiri lurus wae
(Lewat sana belok kiri lurus saja)
Rasa nyawang sepionmu sing marai ati
(Tak usah melihat kaca spionmu yang bikin hati)
Tambah mbebani
(Tambah terbebani)

Editor : Oktiani Endarwati