Mako Lepas Gelar Putri Kekaisaran Jepang, Tolak Bayar Denda dan Ikut Suami ke Amerika

MNC Portal
Selasa 16 November 2021 10:52 WIB
Mako Lepas Gelar Putri Kekaisaran Jepang, Tolak Bayar Denda dan Ikut Suami ke Amerika
Mako pergi meninggalkan Jepang bersama suaminya, Kei Komuro. (Foto: celebrities.id/Reuters)

TOKYO, celebrities.id - Mako, putri pangeran Fumihito rela melepas gelar putri kekaisaran Jepang dan pindah ke Amerika Serikat (AS) pada Minggu (14/11/2021). Dia ikut sang suami, Kei Komuro yang berasal dari rakyat biasa.

Pernikahan tersebut membuat Mako harus rela melepas status keluarga bangsawan. Menurut laporan penyiar publik Jepang NHK, Mako diketahui memilih dicoret dari daftar keluarga kekaisaran Jepang.

Pasangan ini menggelar pernikahan biasa tanpa prosesi spesial pada 26 Oktober 2021. Pengantin baru itu menyewa sebuah apartemen di New York untuk tempat tinggal sementara.

Sang suami, Kei Komuro dilaporkan bekerja sebagai pegawai di sebuah firma hukum. Pasangan ini menyatakan terima kasih kepada keluarga kekaisaran dan orang-orang yang mendukung mereka sebelum pergi.

Putri Mako dan Kei Komuro. (Foto: Reuters)
Putri Mako dan Kei Komuro. (Foto: Reuters)

Pernikahan Mako dan Komuro tertunda bertahun-tahun akibat polemik dan kontroversi. Di dalam istana, banyak yang menolak pertunangan mereka yang digelar pada 2017. Rakyat Jepang juga tak semua setuju dengan pernikahan Mako.

Pasalnya, ibunda Komuro diberitakan terlibat skandal uang. Dalam upaya untuk menenangkan publik yang tidak setuju, Mako menolak membayar denda 1 juta dolar AS atau sekira Rp14 miliar.

Pada acara jumpa pers setelah upacara pernikahan mereka bulan lalu, pengantin baru ini meminta maaf atas masalah yang disebabkan oleh pernikahan mereka dan menyatakan terima kasih kepada orang-orang yang mendukung mereka.

"Bagi saya, Kei adalah orang yang sangat penting untuk saya dan keberadaannya tak tergantikan," kata Mako.

"Mako dan saya ingin membangun keluarga yang hangat dan menyenangkan," kata Komuro.

"Saat-saat bahagia, saat-saat tidak bahagia, kami ingin bersama, dan kami saling membutuhkan satu sama lain,” ucapnya.

Pada Oktober lalu, Komuro gagal dalam ujian pengacara negara bagian New York. Dia mengatakan akan terus belajar dan mengulang ujian pada Februari mendatang.

Editor : Dhita Seftiawan