Malaysia hingga Thailand Daftarkan Kebaya ke UNESCO, Ini 4 Konsekuensi yang akan Diterima Indonesia

Icon CameraMuhammad Sukardi
Jumat 25 November 2022 13:30 WIB
Malaysia hingga Thailand Daftarkan Kebaya ke UNESCO, Ini 4 Konsekuensi yang akan Diterima Indonesia
Kebaya Indonesia. (celebrities.id/Shutterstock)

JAKARTA, celebrities.id - Empat negara Asia Tenggara telah membuat masyarakat Indonesia heboh. Pasalnya, Malaysia, Singapura, Brunei dan Thailand dikabarkan mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya tak-benda ke UNESCO. Sementara, Indonesia tidak masuk dalam grup.

Pengajar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Indiah Marsaban mengaku sudah menyoroti kabar ini sejak awal November 2022, sebelum isunya mencuat ke publik. Hal itu dipaparkannya lewat laman kebayaindonesia.org, di mana Indiah membuka fakta sesungguhnya terkait kabar ini.

Indiah menjelaskan bahwa sejatinya pihak Brunei, Malaysia, Singapura, dan Thailand sudah mengajak Indonesia untuk menominasikan kebaya sebagai shared culture secara multi-national nomination ke UNESCO.

"Namun mayoritas suara dari komunitas di Indonesia yang mengusung 'kebaya goes to UNESCO' menginginkan agar Indonesia menominasikan tradisi kebaya secara single nation nomination (nominasi secara sendiri sebagai pihak negara tunggal," kata Indiah, dikutip MNC Portal, Jumat (25/11/2022).

Indiah kemudian menjelaskan konsekuensi yang akan diterima Indonesia, jika tidak terima ajakan keempat negara ASEAN lain untuk multi-national nomination?

1. “Kebaya” harus didaftarkan terlebih dulu sebagai WBTB Nasional dan perlu ditentukan jenis kebaya apa yang akan didaftarkan sebagai WBTB Nasional.

Saat ini jenis kebaya yang sudah terdaftar sebagai WBTB Nasional adalah kebaya labuh yang diajukan oleh Pemda Riau dan kebaya kerancang yang didaftarkan oleh Provinsi DKI. (Pendaftaran WBTB nasional harus dilakukan oleh “pewaris” WBTB melalui pemerintah daerah).

 

1
/
2