Meghan Markle Blak-blakan Bicarakan Gaya Rambut Lawasnya, Ngaku Tiru Andie MacDowell

Melati Pratiwi
Sabtu 20 November 2021 13:42 WIB
Meghan Markle Blak-blakan Bicarakan Gaya Rambut Lawasnya, Ngaku Tiru Andie MacDowell
Meghan Markle Blak-blakan Bicarakan Gaya Rambut Lawasnya, Ngaku Tiru Andie MacDowell. (Foto: IndiaToday)

JAKARTA, celebrities.id - Meghan Markle mengaku pernah memiliki model rambut unik yang terinspirasi dari seorang selebriti, jauh sebelum bertemu Pangeran Harry.

Dilansir PageSix, Sabtu (20/11/21) Duchess of Sussex itu mengungkapkan bahwa waktu kecil dia memiliki rambut pendek dan ikal. Wanita 40 tahun ini mengungkap hal tersebut di acara 'The Ellen Degeneres Show'.

“Saya mungkin berusia 10 atau 11 tahun,” ujar Meghan sambil melihat ilustrasi yang dia buat tentang dirinya yang lebih muda untuk buku anak-anak terbaru.

Sewaktu kecil, ternyata Meghan meniru potongan rambut aktris Andie MacDowell ketika membintangi 'Four Weddings and a Funeral' bersama Hugh Grant. Meghan juga mengakui jika dia terobsesi dengan karakter sang aktris di film tersebut.

"Alasan rambut saya terlihat seperti itu saat itu adalah karena saya terobsesi dengan Andie MacDowell di 'Four Weddings and a Funeral' dan yang saya inginkan hanyalah potongan rambut keriting kecil yang sempurna," tuturnya.

Meghan akhirnya pergi ke salon dan berhasil mengikuti model rambut ala Andie MacDowll impiannya.

"Ini luar biasa! Saya terlihat seperti Andie MacDowell,” ucap Meghan mencontohkan ekspresinya di hari pertama dia memiliki rambut pendek dan keriting.

Sayang, model rambut ala Andie MacDowell yang dimiliki Meghan saat itu tidak terlalu membuatnya bahagia. Teman-teman sekolah justru mengejek Meghan.

"Aku pergi ke sekolah, dan mereka bilang aku mirip Krusty si Badut dari 'The Simpsons'. Itu benar-benar mengecewakan," ujarnya.

Saat ini, di usianya yang ke-40, tentu saja Meghan sudah tak menggunakan gaya rambut lawasnya. Istri Pangeran Harry ini sering terlihat dengan gaya rambut updos yang ramping, loose waves, maupun  sanggul terkesan berantakan natural.

Editor : Simon Iqbal Fahlevi