Memahami Tanda Hitam pada Dahi Seorang Muslim, Mencerminkan Kesolehah?

Laras Dwi Sasmita
Sabtu 11 Desember 2021 03:02 WIB
Memahami Tanda Hitam pada Dahi Seorang Muslim, Mencerminkan Kesolehah?
Ustadz Adi Hidayat mengatakan, tanda di dahi belum tentu mencerminkan kesolehan. (Foto: celebrities.id/Instagram @ustadzadihidayat)

JAKARTA, celebrities.id - Tanda hitam pada kening terkadang diartikan sebagai tanda kesolehan seseorang karena rajin beribadah. Meski itu tidak sepenuhnya salah, tanda hitam dikening sebenarnya tidak bisa dijadikan patokan kesolehan atau ketaatan seseorang. 

Ustadz Adi Hidayat dalam tausiahnya mengatakan tanda kesolehah seseorang yang taat dalam beribadah salat kepada Allah SWT terdapat pada wajahnya yang mencerminkan diri seseorang tersebut. Ini diartikan tanda yang terlihat, yakni seseorang itu akan senantiasa menjaga lisan, perbuatannya dengan baik dan juga aura wajah yang tampak bersinar teduh. 

"Atsar juga dimaksudkan lagi jejak dari satu aktivitas yang nampak Alquran surah ke 48 ayat 29. Umat Nabi Muhammad tegas kepada yang menyimpang. Awas yang menyimpang yang baik-baik diusirin ada sesuatu yang salah. Kemudian mereka berlatih untuk mendapatkan sifat itu dengan menyempurnakan rukuk dan sujudnya lalu dia memohon kepada Allah untuk mendapatkan keutamaan baik dunia maupun akhirat, ada tanda di wajahnya,” kata Ustadz Adi Hidayat dlam tausiahnya dikutip dari YouTube pada Sabtu (11/12/2021).

Dijelaskan Ustadz Adi Hidayat, tanda ketaatan seseorang bukanlah terlihat dari tanda hitam di dahi melainkan sikap yang tercerminkan dari seseorang tersebut. Maka ketika seseorang taat beribadah akan tetapi sikap dalam dirinya tidak mencerminkan kebaikan terdapat sesuatu yang salah dengan kesolehannya. 

"Jadi kalau ada orang salat setelah wajjahtu setelah salat lisannya tidak sesuai ketentuan Allah pandangannya melanggar ketentuan Allah maka ada yang salah dalam semua itu. Makanya, orang yang benar itu salatnya, rukuknya, sujudnya ada atsar ada tampak, tanda tampak dari aura wajahnya, tampak dari sikap-sikap baiknya dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dari bekas sujudnya atsar yang dimaksud dari jejak-jejak yang benar," tutur Ustadz Adi Hidayat. 

"Makanya para ulama yang dimaksud disini bukan harus ada tanda yang nampak di kening. Jadi kalau ada orang yang punya tanda di keningnya, misalnya tanda hitam atau sebagainya tetapi enggak nampak tanda-tanda dari sujud dari aura kebaikan di wajahnya atau perilaku baiknya itu yang dimaksudkan," katanya lagi.

Editor : Hadits Abdillah