Mengenal BA4 BA5 Omicron dan Ciri-cirinya, Menular Lebih Cepat?

Bertold Ananda
Selasa 21 Juni 2022 16:28 WIB
Mengenal BA4 BA5 Omicron dan Ciri-cirinya, Menular Lebih Cepat?
Mengenal BA.4 BA.5 Omicron, varian baru yang disinyalir memiliki penularan lebih cepat. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Saat ini Indonesia dihadapkan lagi dengan varian terbaru Covid-19, yaitu BA4 dan BA5 Omicron. Masyarakat pun perlu mengenal BA4 dan BA5 Omicron agar bisa mencegah varian baru ini.

Diketahui, varian BA4 dan BA5 telah terdeteksi di Indonesia dan disinyalir memiliki penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya, yaitu varian BA.1 dan BA.2. Untuk itu, masyarakat harus selalu waspada dan memperkuat sistem tubuh agar terhindar dari paparan virus ini.

Berikut celebrities.id telah merangkum dari beberapa sumber, Selasa (21/6/2022) terkait mengenal varian baru BA.4 BA.5 Omicron.

Mengenal BA.4 BA.5 Omicron

Perlu diketahui bahwa virus terbaru Omicron BA4 dan BA5 terdeteksi pertama kali dari negara Afrika Selatan. Untuk virus BA4 telah dilakukan pengawasan dan ditemukan menyebar di Limpopo, Afrika Selatan pada awal 2022. Sementara, untuk Omicron varian BA5 juga terdeteksi berasal dari KwaZulu-Natal.  

Penyebaran virus yang begitu cepat membuat varian Omicron BA4 dan BA5 pada akhirnya terdeteksi masuk ke Indonesia baru-baru ini, tepatnya pada awal Juni 2022.

Melansir dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), di Indonesia saat ini sudah ada total 20 pasien yang terkena virus varian baru Omicron BA4 dan BA5. Secara rinci, terdapat 2 orang yang terkena virus BA4, sedangkan untuk virus  BA5 sudah ada 18 orang yang terjangkit virus ini.

Ciri-Ciri BA.4 dan BA.5 Omicron

Ada beberapa ciri-ciri dari varian virus BA4 dan BA5 Omicron ini. Umumnya, ciri-ciri virus varian baru ini dengan varian Covid-19 lainnya. Berikut ciri-cirinya yang perlu kamu waspadai.

  • Batuk: 89 persen
  • Hidung tersumbat atau rinore: 59 persen
  • Demam: 38 persen
  • Sesak nafas: 16 persen
  • Diare: 11 persen
  • Anosmia atau ageusia: 8 persen
  • Mual atau muntah: 22 persen
  • Fatigue atau kelelahan: 65 persen

Editor : Oktiani Endarwati