Mengenal Bunga Telang, Pewarna Makanan Alami dan Obat Epilepsi

Rahmi Rizal
Rabu 22 Juni 2022 23:24 WIB
Mengenal Bunga Telang, Pewarna Makanan Alami dan Obat Epilepsi
Mengenal Bunga Telang, Pewarna Makanan Alami dan Obat Epilepsi. (Foto:celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Bunga telang mempunyai nama latin Clitoria ternatea. Tanaman ini disebut berasal dari Asia, namun ada juga yang menjelaskan bahwa bunga telang berasal dari Amerika Serikat.

Uniknya, bunga telang memiliki berapa nama di Indonesia. Di wilayah Jawa disebut kembang teleng atau menteleng, di Jakarta disebut teleng, di Sumatera disebut bunga telang dan bunga kelentit. Tanaman yang disebut Butterfly Pea ini merupakan tanaman yang bisa tumbuh dengan cepat, merambat, serta bisa mencapai ketinggian hingga 2,5 meter.

Bunganya tunggal seperti kupu-kupu, warna bunganya biru terang dengan warna putih kekuningan di bagian tengah namun ada juga bunga yang berwarna putih. Bunga telang mempunyai polong dengan biji yang berbentuk pipih. Di Indonesia, warna bunga telang yang paling banyak ditemukan adalah biru.

Bunga ini termasuk dalam bunga lengkap karena mempunyai benang sari, putik dalam satu bunga serta terbentuk pada ketiak daun yang mempunyai tangkai silindris dan panjangnya kurang lebih 1,5 sentimeter. Di Malaysia, ekstrak bunga telang dapat digunakan untuk mewarnai nasi kerabu, sejenis nasi uduk yang berwarna biru, dan ketan yang biasa disebut sebagai pulut ketan.

Sementara di Thailand, digunakan sebagai pewarna minuman yang biasanya disajikan dengan perasan jeruk lemon. Di India, sejak lama bunga telang digunakan dalam pengobatan tradisional India (Ayuverda) yang memanfaatkan berbagai bagian dari bunga telang, yang disebut shankupushpam oleh masyarakat setempat.

Akarnya dapat digunakan untuk mengobati epilepsi hingga kegilaan. Biji serta daunnya dipercaya mampu meningkatkan kemampuan mengingat serta kecerdasan. Dilihat dari tinjauan fitokimia, bunga telang mempunyai bahan aktif dengan potensi farmakologi.

Potensi farmakologi bunga telang adalah sebagai antioksidan, antibakteri, antiinflamasi dan analgesik, antiparasit dan antisida, antidiabetes, antihistamin, antidepresant, immunomodulator, hingga untuk pengobatan mata. Namun, konsumsi bunga telang perlu diperhatikan.

Mengonsumsi ekstrak bunga telang yang berlebihan dapat menyebabkan diare dan mual. Wanita hamil serta menyusui juga disarankan tidak mengonsumsinya kecuali sudah berkonsultasi dengan dokter.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra