Menjelajahi Desa Nagoro, Desa Terpencil Jepang yang Ditinggali oleh Ratusan Boneka

Novie Fauziah
Rabu 05 Januari 2022 22:12 WIB
Menjelajahi Desa Nagoro, Desa Terpencil Jepang yang Ditinggali oleh Ratusan Boneka
Desa Nagoro ditinggalkan oleh penduduknya ke kota-kota besar untuk bekerja. (Foto: The Verge)

SHIKOKU, celebrities.id – Mengasuh boneka arwah tengah tren di kalangan selebritis tanah air. Jauh sebelum hal ini terjadi ada sebuah desa dengan pemandangan tak lazim di Jepang, yang dipenuhi boneka.

Terletak di lembah tersembunyi Shikoku, terdapat sebuah desa bernama Nagoro. Lokasinya yang terpencil membuat penduduknya pergi ke kota-kota besar untuk mencari pekerjaan. 

Bahkan di desa tidak terlihat penjual, atau warung-warung kecil yang umumnya masih bisa ditemukan di desa terpencil. Selain itu ketika penduduk meninggal dunia, tidak ada yang tersisa untuk mengisi kekosongan kawasan ini. Penduduk Nagoro perlahan menyusut.

Dilansir dari laman The Verge, Rabu (5/1/2022), belasan tahun lalu seorang warga asli Nagoro bernama Ayano Tsukimi kembali ke kampung halamannya ini. Namun sayangnya keadaan desa tempat lahirnya tersebut kosong. Rumah-rumah pun terlihat usang tak terurus.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, akhirnya wanita itu membuat beberapa boneka. Masing-masing menggambarkan penduduk desa tersebut, mulai dari anak-anak, petani, hingga lansia yang sedang duduk-duduk.

Sekitar 350 boneka berukuran besar hingga saat ini berada di dalam dan sekitar Nagoro. Dalam film dokumenter terbaru berjudul The Valley of Dolls, Fritz Schumann menjelajahi dunia Tsukimi, menyoroti waktu dan seni yang digunakan untuk membuat figur dan menjelaskan motivasinya. 

Di dalamnya tim diperlihatkan di sekitar sekolah lokal, yang dulu dipenuhi anak-anak dan guru, sekarang menampung puluhan boneka, duduk diam, menunggu kelas dimulai.

 

1
/
2