Menkes Bakal Bentuk Kelas BPJS untuk Orang Kaya, Wujudkan Keadilan dalam Pelayanan Kesehatan

Icon CameraKevi Laras
Rabu 23 November 2022 18:14 WIB
Menkes Bakal Bentuk Kelas BPJS untuk Orang Kaya, Wujudkan Keadilan dalam Pelayanan Kesehatan
Menkes Bakal Bentuk Kelas BPJS untuk Orang Kaya, Wujudkan Keadilan dalam Pelayanan Kesehatan. (Foto:celebrities.id/YouTube @TV Parlemen)

JAKARTA, celebrities.id - Dalam upaya mewujudkan kesehatan secara adil dan merata, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berencana membuat kelas BPJS khusus golongan ekonomi ke atas (orang kaya).

Dalam rencananya, Budi Gunadi mengatakan kalangan orang kaya bisa dibuat kelas satu. Tentunya dengan pelayanan yang sepadan dan kesehatan BPJS-nya ditanggung secara pribadi.

"Kalau saya pelajari BPJS mau dibikin sustainable harus dibikin kelasnya standar satu. Kita melayani seluruh masyarakat menggunakan konsep universe social coverage (universe health coverage), itu standarnya satu. Untuk nasabah-nasabah yang kaya, itu dia harusnya bisa menambah dengan mengkombinasikan iuran jaminan sosial BPJS dan swasta, dan bersangkutan harus membayar sendiri," kata Budi Gunadi Sadikin dalam dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR dengan Menkes yang disiarkan secara virtual, Rabu (23/11/2022).

Sehingga para masyarakat kalangan bawah atau miskin, bisa dibayar dan tepat sasaran pelayanannya. Sebab, kelas-kelas yang ada selama ini memberi peluang orang kaya, untuk memanfaatkan BPJS Kesehatan yang seharusnya untuk orang kurang mampu.

Hal ini berdasarkan dari apa yang dia dengar. Menkes Budi mengaku seringkali mendengar banyak orang kaya, mendapatkan perawatan kesehatan dari layanan BPJS Kesehatan.

"Sedangkan yang miskin itu dibayarkan oleh pemerintah untuk dari yang dasar, sehingga itu demikian akan memastikan BPJS tidak kelebihan bayar atau kelebihan bayar diberikan kepada orang-orang yang tidak seharusnya tidak dibayar," tutur Budi

Dia pun meminta agar pihak BPJS melakukan management secara perinci. Dia akan meminta data rinci siapa saja orang kaya itu, dengan melihat berapa tarif listrik, kartu debit,dll. Menurutnya ini akan berdampak pada keuangan BPJS Kesehatan. Dengan demikian, perlu mengkombinasikan asuransi swasta dengan BPJS Kesehatan bagi masyarakat golongan mampu.

"Saya sendiri banyak ke BPJS nanti saya sendiri akan bertanya kepada Pak Gufron dan akan melihat 1.000 orang yang paling besar expense-nya paling besar di BPJS. Saya mau tarik datanya, saya mau lihat itu pln-nya berapa kVA, kalau kVA-nya di atas 6.600 Itu sudah pasti orang yang salah," katanya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra