Menparekraf Prediksi Kawasan Ancol Bakal Padat Wisatawan Lokal: Pengunjung Meningkat 55 Ribu 

Intan Afika Nuur Aziizah
Sabtu 30 April 2022 16:45 WIB
Menparekraf Prediksi Kawasan Ancol Bakal Padat Wisatawan Lokal: Pengunjung Meningkat 55 Ribu 
Menparekraf Sandi prediksi kawasan Ancol bakal padat wisatawan lokal:. (Foto: celebrities.id/Intan Afika Nuur Aziizah)

JAKARTA, celebrities.id -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno melakukan peninjauan ke kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (30/4/2022). 

Kedatangannya tersebut diagendakan untuk memantau penerapan protokol kesehatan kawasan wisata Ancol dalam momentum libur Lebaran 2022.

Pada momen itu, Menparekraf Sandi terlihat memantau penerapan aplikasi peduli lindungi di gerbang utama Taman Impian Jaya Ancol. Setelah itu ia melakukan perjalanan menggunakan kendaraan, wara-wiri menuju kawasan Pasar Seni hingga Ancol Beach Pool.

"Saya ingin berpesan, dua tahun terakhir ini kita di tengah-tengah pandemi. Tentunya ada minat yang sangat besar dari masyarakat untuk berwisata. Jadi, mohon dijaga protokol kesehatan secara ketat dan disiplin," tutur Menparekraf Sandi.

Ia menambahkan bahwa kesiapan kawasan Taman Impian Jaya Ancol kini sudah cukup baik. Dan dirinya pun mempredikisi  kunjungan tempat wisata ini akan meningkat sebanyak 55 ribu, pasca Hari Raya Idul Fitri.

Memang, kata Sandiaga, banyak masyarakat yang sudah mudik ke kampung halaman. Meskipun begitu, pengunjung di kawasan Ancol dipastikan bakal tetap ramai, dengan didominasi oleh warga Jabodetabek. 

Oleh karenanya, Menparekraf Sandi mewanti-wanti pihak terkait untuk tetap menyesuaikan kapasitas pengunjung ke PPKM level 2, dibatasi 75 persen dari kapasitas maksimal.

"Jadi 55 ribu masih dalam tahap, yang tentunya bisa dikelola dengan baik. Saya titip tentang keberlanjutan sampah dan pengelolaan UMKM," kata Menparekraf Sandi.

Kemudian Sandiaga juga menekankan sioal inovasi terbaru dari Ancol, yakni sistem pre-registrasi sebelum kunjungan. 

Baginya kehadiran inovasi ini  bisa menjadi peluang aktivasi digital yang menarik, berwisata aman yang sehat, serta produk-produk ekonomi yang ditawarkan pun semakin kreatif.

Editor : Imantoko Kurniadi