Merasa Cemas dan Takut saat Pandemi Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra
Jumat 09 Juli 2021 15:40 WIB
Anda harus tahu cara mengatasi cemas saat pandemi Covid-19. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Kasus positif Covid-19 masih tinggi. Per Kamis 8 Juli 2021, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 38.391 kasus baru dalam sehari. Total mencapai 2.417.788 kasus.

Kenaikan angka ini membuat beberapa masyarakat khawatir. Rasa cemas dan takut semakin diperparah dengan informasi yang beredar di media sosial, seperti memperlihatkan foto atau video pasien Covid-19 yang kesulitan mencari rumah sakit atau tabung oksigen.

Belum berhenti di situ, suara sirine ambulans sepertinya jadi bunyi yang biasa kita dengar belakangan ini. Ada beberapa dari Anda bahkan bisa mendengar suara ambulans tersebut lebih dari lima kali dalam sehari.

Kondisi seperti ini perlu disikapi dengan bijak oleh masyarakat. Mempertahankan kewarasan di tengah meroketnya kasus Covid-19 adalah hal yang harus dikerjakan, selain menjaga kebugaran tubuh.

Psikolog Klinis Meity Arianty menjelaskan kalau dirinya saat ini sudah menerapkan pembatasan sosial media. Menurutnya itu cara paling bijak dan mudah dilakukan di saat seperti sekarang untuk mewaraskan mental.

"Aku enggak mau lihat, enggak pernah mau lihat. Kalau ada informasi mengenai lonjakan kasus, video penguburan jenazah, kolapsnya rumah sakit, aku enggak mau lihat langsung. Itu mengotori pikiranku," cerita Mei pada MNC Portal, Jumat (9/7/2021).

Saat pikiran sudah kotor, sambung Mei, maka akan mudah muncul kecemasan dan ketakutan dan kondisi negatif itu bakal mengontrol tubuh kita. Kalau sudah begitu, akan sulit untuk menyeimbangkan pikiran dan tubuh.

"Karena itu, aku saat ini sangat memfilter apa yang aku lihat, aku dengar, aku baca. Aku mengontrol mata, telinga, dan pikiranku," katanya.

 

1
/
3