Minta Maaf dan Hapus Konten YouTube, Warkopi: Kami Semua Fans Berat Warkop DKI

Ravie Wardani
Jumat 24 September 2021 18:55 WIB
Minta Maaf dan Hapus Konten YouTube, Warkopi: Kami Semua Fans Berat Warkop DKI
Warkopi akhirnya buka suara terkait tudingan menjiplak konsep grup lawak Warkop DKI. (Foto: MPI/Ravie)

DEPOK, celebrities - Pihak Warkopi akhirnya buka suara terkait tudingan menjiplak konsep grup lawak kawakan Warkop DKI. Lepas itu, personel Warkopi mengaku ngefans berat dengan Warkop DKI.

Aly Julys selaku Humas Patria TV mengatakan pihaknya tak bermaksud menciderai perjuangan Warkop DKI. Bahkan Aly menyebutkan pembuatan konten parodinya menjadi bentuk apresiasi fans berat kepada sang idola.

"Sekali lagi kami pastikan tidak ada keinginan menciderai perjuangan Warkop, kami semua fans berat Warkop DKI sama sebagian besar masyarakat Indonesia," ujar Aly Julys di kantro Patria TV, Jum'at (24/9/2021).

Publik belakangan dibuat heboh dengan viral tiga pemuda mirip personel Warkop DKI. Mereka adalah Alfin (Indro), Sepriadi (Dono) dan Alfred (Kasino). Masalah timbul ketika mereka membentuk grup Warkopi hingga tampil di televisi. Indro selaku personel Warkop DKI yang masih hidup merasa tersinggung lantaran Warkopi tidak meminta izin kepadanya dan manajemen.

Merespons hal ini Aly Julys menyampaikan permohonan maaf yang diiringi dengan penghapusan konten YouTube hingga menolak acara TV. 

Tak hanya itu, keputusan tersebut juga dianggap sebagai salah satu bentuk menghormati Indro selaku personel Warkop DKI yang masih tersisa.

"Dengan adanya keseriusan kami menurunkan konten kami, tidak tampil di TV sebagai Warkopi, itu adalah upaya kami menghormati om Indro Warkop," ujarnya.
Sebelumya, pihak Warkopi mengklaim  telah meminta izin kepada Warkop DKI untuk menayangkan konten parodi. Sayang, hingga kini, pihaknya belum mendapat respons terkait perizinan tersebut.

"Perihal kok gak ada babibu, main upload aja, Warkopi muncul tanpa minta izin. Hal itu tidak 100% tepat karena kami melalui PatriaTV sudah melakukan kontak terlebih dulu jauh hari sebelum konten Warkopi ini naik, sekitar pertengahan Agustus," ujarnya.

Editor : Mohammad Saifulloh