Mirip Lagu Qasidah Nasida Ria, Pedagang Kaki Lima di Jombang Berangkat Ibadah Haji

Mukhtar Bagus
Selasa 14 Juni 2022 11:46 WIB
Mirip Lagu Qasidah Nasida Ria, Pedagang Kaki Lima di Jombang Berangkat Ibadah Haji
Dodik, Pedagang Kaki Lima asal Jombang Berangkat Ibadah Haji. (Foto: MPI/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, celebrities.id - Setelah menabung hanya dalam waktu satu tahun empat bulan, seorang pedagang kaki lima di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendadak bisa menunaikan ibadah haji.

Kisahnya pun menarik, seperti dalam penggalan lagu grup Qasidah legendaris, Nasida Ria berjudul Pedagang Kaki Lima. Lagu yang menceritakan kisah seorang pedagang kaki lima dengan cita-cita mulia menunaikan Ibadah Haji dan mewujudkannya.

Adalah Dodik Cahyono, 51, yang mendapat panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji. Ajaibnya, saat meniatkan diri menabung untuk biaya haji, pendapatannya sebagai penjaja mainan di trotoar jalanan pun meningkat dua kali lipat. 

Sebelumnya, Dodik mengaku  penghasilannya menjual mainan anak-anak hanya cukup untuk biaya hidup sehari-hari. Namun, hal itu berubah drastis usai terucap cita-cita mulia pergi haji.

Alhasil, dalam waktu singkat, dia dan istrinya bisa memiliki cukup tabungan untuk mendaftar haji pada 2010.

Warga Desa Pulolor, Kecamatan Kota Jombang, Jawa Timur itu mengaku telah berjualan mainan anak-anak selama 20 tahun. Dia menjajakan dagangannya di sekitar di trotoar Jalan Raya Wahid Hasyim, Kota Jombang.

Potret Dodik Cahyono, pedagang kaki lima yang wujudkan cita-cita berangkat haji. (Foto: MPI/Mukhtar Bagus)

Dodik dan istrinya memilih menggunakan gerobak dan berkeliling dikarenakan terbentur biaya jika harus menggunakan motor atau jualan di toko. Tak ayal, Dodik pun kerap diusir oleh Satpol PP karena menggunakan trotoar untuk berjualan.

Semangat Dodik dan istrinya untuk berangkat ibadah haji membuncah usai kedua anaknya lulus sekolah. 

"Jika pendapatan sebelumnya hanya cukup untuk biaya hidup dan sekolah dua anak, namun sejak mendaftar dan menabung haji pada tahun 2010, pendapatan saya meningkat dua kali lipat," tutur Dodik, Selasa (14/6/2022).

Karena pendapatannya meningkat, Dodik dan istrinya bisa menabung antara Rp3 juta-Rp4 juta per bulan. Tak ayal, dalam waktu satu tahun empat bulan, Dodik dan istrinya resmi terdaftar dan mendapat porsi haji. Keduanya dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci untuk Tahun 2020.

Sayang, pandemi Covid-19 membuat Dodik dan istri gagal berangkat di tahun yang dijadwalkan. Kini, setelah tertunda dua tahun, suami istri tersebut akan bertolak ke Madinah dengan rombongan jemaah haji lain asal Kabupaten Jombang.

Dodik dan istri pun berharap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi orang lain, khususnya teman-teman seprofesi sesama pedagan kaki lima. Menurutnya, tidak perlu takut bermimpi pergi Haji. Sebab, jika sudah ada niat dan serius berusaha, Dodik yakin Allah akan bukakan jalannya.

Editor : Lisvi Padlilah