Mitos atau Fakta, Gerd dan Maag Picu Kematian Tiba-Tiba

Kiki Oktaliani
Rabu 21 September 2022 00:45 WIB
Mitos atau Fakta, Gerd dan Maag Picu Kematian Tiba-Tiba
Benarkah Gerd bisa picu kematian. (Foto:celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Pada 24 Juni lalu, unggahan video seorang atlet Taekwondo bernama Glenn Enderiko Deeng yang kabarnya meninggal karena asam lambung, viral di media sosial. Namun benarkah, Gerd atau Maag dapat menjadi penyakit serius bahkan menyebabkan kematian?

Berdasarkan kasus tersebut, dr Adeline Intan Pratiwi Pasaribu, SpPD menjelaskan bahwa Gerd ada yang memicu radang di saluran cerna dengan tingkat ringan hingga radang yang berkembang lebih berat yang perlu diwaspadai. 

Sama halnya dengan Gerd, maag ini juga bisa menjadi penyakit yang tingkatannya bisa berada di level bahaya. Yaitu, ketika maag yang menyebabkan luka di lambung dan berdarah cukup banyak yang kemudian memicu pendarahan. 

"Sehingga baik Gerd atau dispepsia itu bisa bikin kematian, atau hal yang buruk. Cuman mungkin Gerd atau maag itu jarang buat kematian yang mendadak," kata dr Adeline dalam siaran langsung pada Instagram Okezone.com (20/9/2022).

Gerd memiliki gejala yang sama dengan gangguan jantung, misalnya sumbatan koroner atau nyeri dada. Kedua penyakit ini yaitu Gerd dan maag dapat dikategorikan dalam penyakit yang berbahaya, dengan derajat tertentu. Misalkan Gerd hingga jaringan ada lukanya dan tidak cepat diatasi, sehingga dapat memicu penyakit yang lebih serius seperti Kanker Esofagus.

Di luar itu, perlu dipahami bahwa Gerd memiliki gejala khas yaitu refluks dan heart burn yaitu sensasi terbakar di dada yang terkadang sulit dibedakan dengan orang yang mengalami serangan jantung koroner. 

Bagi para penderita Gerd dan maag diimbau untuk secara serius memperhatikan kesehatannya. Karena keduanya ini memiliki kemungkinan berkembang menjadi penyakit akut hingga mengarah pada resiko yang lebih fatal yaitu kematian. Menerapkan pola hidup sehat menjadi salah satu kunci agar terhindar dari gerd atau maag.

Editor : Hadits Abdillah