Naik 449, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 7.228 Orang

Muhammad Refi Sandi
Jumat 24 Juni 2022 07:28 WIB
Naik 449, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 7.228 Orang
Angka kasus Covid-19 DKI bertambah 449 orang. (Foto: celebrities.id/Pexels Cottonbro)

JAKARTA, celebrities.id - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyebut ada kenaikan kasus Covid-19 sebanyak 449 orang. Angkat tersebut berdasarkan data Kamis (23/6/2022) yang membuat kasus aktif kembali nyaris tembus delapan ribu.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 7.228 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya, dikutip Jumat (24/6/2022).

Untuk itu, Dwi pun mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan Covid-19, terutama dari varian Omicron. Dwi juga tak bosan mengingatkan masyarakat untuk terus melakukan vaksinasi Covid-19 dan 3T.

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," ucapnya.

Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, telah dilakukan tes PCR sebanyak 10.463 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.320 orang dites PCR kemarin, Kamis, 23 Juni 2022 untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.054 positif dan 9.409 negatif. 

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 13.866 orang dites, dengan hasil 446 positif dan 13.420 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.239.359 dengan tingkat kesembuhan 98,2 persen, dan total 15.311 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6 persen," ujarnya.

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen) Artinya, target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 60.708 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 1.033.093 per sejuta penduduk," tuturnya.

Lebih lanjut, Dwi menyebut positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," katanya.

Editor : Lisvi Padlilah