Nasib Dovizioso di MotoGP di Ujung Tanduk, Pilih Lanjutkan Karier ke Motocross

Andika Rachmansyah
Jumat 24 Juni 2022 17:53 WIB
Nasib Dovizioso di MotoGP di Ujung Tanduk, Pilih Lanjutkan Karier ke Motocross
Nasib Dovizioso di MotoGP di Ujung Tanduk, Pilih Lanjutkan Karier ke Motocross. (Foto:celebrities.id/Instagram @andreadovizioso)

ASSEN, celebrities.id – Pembalap Yamaha RNF, Andrea Dovizioso menjelaskan tentang masa depan karier balapnya.

Pembalap veteran itu mengungkapkan dirinya lebih tertarik untuk melanjutkan kariernya di dunia Motocross ketimbang World Superbike (WSBK).

Harus diakui bahwa saat ini karir Dovizioso di dunia MotoGP sedang berada di ujung tanduk. Performanya di musim ini bersama Yamaha RNF jauh diluar ekspektasi. Boleh dibilang, dia bahkan sama sekali tidak bisa tampil secara kompetitif. Dalam 10 balapan, Dovizioso hanya mampu mengumpulkan 10 poin dan tersangkut di posisi ke-22.

Karena hasil minor tersebut, posisinya sebagai pembalap Yamaha RNF bahkan terancam. Apalagi Yamaha RNF memang akan melakukan rombakan dalam kursi pembalapnya setelah mereka dipastikan bakal menjadi tim satelit Aprilia untuk musim depan. Jika terdepak dari kursi pembalap Yamaha RNF, bukan tidak mungkin kalau Dovizioso akan pensiun dari MotoGP. Pembalap asal Italia itu pun bicara soal masa depan kariernya.

Dovizioso mengaku tertarik untuk tetap menggeluti dunia balap motor. Sebelumnya dia sempat dirumorkan akan hijrah ke WSBK. Namun dia mengaku kalau sama sekali tidak tertarik dan lebih memilih motocross sebagai tujuan berikutnya.

“Superbike tidak pernah menjadi pilihan bagi saya, karena saya tidak pernah fokus pada Kejuaraan ini. Motocross adalah hal yang sangat menarik bagi saya, terutama dengan proyek yang ada dalam pikiran saya, karena saat ini saya tidak kompetitif di MotoGP,” kata Dovizioso, dilansir dari Motosan, Jumat (24/6/2022).

Disisi lain, Dovizioso juga pernah mendapatkan penawaran untuk mengisi kursi manajerial MotoGP. Namun, dia mengaku belum berminat mengambil peran tersebut saat ini.

“Secara pribadi, saya merasa terhormat telah dievaluasi untuk peran tertentu. Soalnya, itu berarti saya dilihat sebagai orang yang relevan dan berpengalaman. Tetapi, sekarang saya tidak mau mengambil peran seperti itu. Di masa lalu, saya ditanya apakah tertarik atau tidak, saya tidak dapat menyangkalnya,” tuturnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra