Neymar Terancam Masuk Bui 2 Tahun, Terseret Kasus Penipuan Transfer Kala Bergabung ke Barcelona

Ilham Sigit
Kamis 28 Juli 2022 07:27 WIB
Neymar Terancam Masuk Bui 2 Tahun, Terseret Kasus Penipuan Transfer Kala Bergabung ke Barcelona
Neymar terancam masuk bui dua tahun gegara masalah transfer ke Barcelona. (Foto: celebrities.id/Instagram @neymarjr)

VILA BELMIRO, celebrities.id - Neymar kali ini membawa berita tak menyenangkan. Bukannya prestasi di atas rumput hijau, sang bintang Paris Saint Germain (PSG) itu malah terseret ke meja hijau. Neymar diduga terlibat pemalsuan transfer kala bergabung ke Barcelona dari Santos. 

Dilaporkan Goal International, Kamis (27/7/2022), pesepakbola asal Brazil itu akan menjalani persidangan pada 17 Oktober 2022 mendatang. Tepat sebulan sebelum bergulirnya Piala Dunia 2022.

Barcelona memboyong pemilik nama Neymar de Silva Santos Junior itu dari Santos pada musim panas 2013 silam. Raksasa Catalan itu menebus Neymar dengan hanya 17 juta Euro atau setara Rp408 miliar.

Namun, angka tersebut diyakini bukan jumlah sebenarnya. Grup investasi Brasil, DIS yang memiliki 40 persen kepemilikan atas Neymar di Santos mengklaim bahwa angka tersebut berbeda dari kesepakatan sebenarnya.

Barcelona membayar hak kepemilikan atas tiga pemain muda Santos saat itu, yakni Victor Andrade, Giva dan Gabriel Barbosa seharga 7,9 juta Euro atau Rp119 miliar. Namun, Barcelona diduga memanfaatkan kesepakatan itu untuk mengalirkan dana sebesar 40 juta Euro atau Rp605 miliar kepada N&N, sebuah perusahaan milik keluarga Neymar.

DIS mengkalim bahwa Barcelona seharusnya membayar lebih dari angka tersebut. Kemudian pihak berwenang pun menyelidiki dugaan tersebut.

Pihak jaksa kemudian menuntut hukuman penjara dua tahun kepada Neymar. Selain Neymar, dua orang mantan presiden Barcelona, Sandro Rosell juga ikut terseret.

Rosell dituntut hukuman lima tahun penjara plus denda 10 juta Euro atau Rp151 miliar. Namun, kemudian kasus tersebut dibiarkan berlarut.

Kini, kasus tersebut kembali digodok oleh pihak berwenang. Neymar dijadwalkan akan menjalani pengadilan pada 17 Oktober 2022 mendatang, tepat sebulan menjelang Piala Dunia 2022.

Sebagai informasi, secara total, kesepakatan Neymar diyakini mencapai 86 juta Euro. Namun, alih-alih dibayar ke pihak yang seharusnya menerima uang, sebanyak 40 juta Euro malah mengalir ke kantong perusahaan keluarga Neymar.

Editor : Lisvi Padlilah