Nirina Zubir Ungkap Pesan Penting yang Dititipkan Mahfud MD, Hakim Diminta Teliti Ambil Keputusan 

Icon CameraAyu Utami Anggraeni
Selasa 07 Juni 2022 21:49 WIB
Nirina Zubir Ungkap Pesan Penting yang Dititipkan Mahfud MD, Hakim Diminta Teliti Ambil Keputusan 
Nirina Zubir curhat soal mafia tanah ke Mekopolhukam Mahfud MD. (Foto: celebrities.id/Instagram @nirinazubir_)

JAKARTA, celebrities.id - Nirina Zubir mengungkap pesan penting yang diberikan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD

Seperti diketahui, belum lama ini Nirina Zubir bertemu dengan Mahfud MD untuk membicarakan soal kasus mafia tanah yang tengah dihadapinya.

"Pak Mahfud MD sudah menitipkan pesan pada aparat di sini, para hakim, jaksa, juga kita semuanya lebih atensi lagi dalam kasus seperti ini," ujar Nirina Zubir di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (7/6/2022).

Menurut bintang film Keluarga Cemara itu, Mahfud MD telah menitipkan pesan supaya hati-hati untuk mengambil keputusan. 

"Sudah diberi pesan untuk benar-benar mengambil keputusan yang teliti," katanya.

Diakui Nirina, jika kasus mafia tanah ini tak hanya menimpa keluarganya saja. Melainkan beberapa masyarakat juga mengalami hal yang sama. Untuk itu perempuan kelahiran Madagaskar, 12 Maret 1980 ini berharap keadilan bisa berpihak pada keluarganya.

"Jadi di sini saya sebenarnya wakil dari masyarakat yang juga banyak mengalami hal serupa. Jadi saya ingin sekali keadilan berpihak pada kami-kami ini, korban," ucap Nirina Zubir.

Dalam kasus ini, perempuan yang akrab disapa Na ini ingin surat-surat tanah yang menjadi haknya bisa kembali.

"Intinya apa yang sekarang kami perjuangkan bukan semata-mata untuk minta terdakwa ini dihukum setinggi-tingginya, seberat-beratnya. Tapi kami bisa mengembalikan hak kami, surat-surat itu bisa dikembalikan jadi milik kami," tutur Nirina Zubir.

Sementara itu, sidang lanjutan kasus mafia tanah akan kembali digelar pekan depan (14/6/2022).

Sekedar mengingatkan kasus mafia tanah yang menyeret keluarga Nirina Zubir dilakukan oleh mantan asisten almarhum ibunya, Riri Khasmita dan suaminya Edirianto. Aksi Riri Khasmita dan Edi dibantu oleh 3 orang lainnya Faridah, Ina Rosalina, dan Erwin Riduan.

Alhasil, keluarga Nirina mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp17 miliar dengan enam aset tanah yang dibalik nama secara ilegal.

Editor : Hadits Abdillah