Pandemi Covid-19 Perparah Kesehatan Mental, ASEAN Plus Three Leader Dorong Prioritas Global

MNC Portal
Minggu 15 Mei 2022 08:29 WIB
Pandemi Covid-19 Perparah Kesehatan Mental, ASEAN Plus Three Leader Dorong Prioritas Global
Ilustrasi masalah kesehatan mental akibat pandemi. (Foto:celebrities.id/ Freepik)

BALI, celebrities.id- Prevalensi gangguan kesehatan jiwa meningkat satu hingga dua kali lipat selama pandemi Covid-19. Sejalan dengan komitmen global untuk mengatasi masalah kesehatan mental, ASEAN plus Three Leader, yakni China, Jepang dan Korea, meningkatkan promosi isu kesehatan mental dalam prioritas global.

Ya, promosi kesehatan mental diidentifikasi sebagai salah satu prioritas kesehatan di bawah agenda pembangunan kesehatan ASEAN pasca 2015. Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia, drg. Vensya Sitohong mengungkapkan, promosi itu dilakukan antara lain dengan melakukan berbagai model dan praktek efektif tentang program dan intervensi kesehatan mental diantara negara anggota ASEAN.

Selain itu, dilakukan juga peningkatan integrasi program kesehatan mental di tingkat perawatan primer dan sekunder.

"Pandemi juga berdampak pada kesehatan mental dan penting untuk mendapatkan perhatian dari negara-negara di ASEAN, maka dalam rangkaian acara 15th ASEAN Health Ministers Meeting ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat ASEAN terhadap kesehatan jiwa," ucapnya.

Psikiater Dr. dr. Hervita Diatri, Sp.KJ (K) juga mengungkapkan bahwa masalah kesehatan jiwa semakin meningkat karena pandemi.

"Masalah bunuh diri sebagai contoh, di lima bulan awal pandemi Covid-19 datang, survey mengatakan bahwa satu dari lima orang di Indonesia usia 15 sampai 29 tahun terpikir untuk mengakhiri hidup. Selanjutnya satu tahun pascapandemi oleh survei yang berbeda didapatkan data dua dari lima orang memikirkan untuk bunuh diri. Dan sekarang di tahun awal 2022 itu sekitar satu dari dua orang yang memikirkan untuk mengakhiri hidup," kata dr. Hervita.

Editor : Lisvi Padlilah