Pasien Covid-19 Omicron di Kota Malang Bertambah 2 Orang, Sudah 11 Hari Jalani Karantina

Avirista Midaada
Senin 24 Januari 2022 13:47 WIB
Pasien Covid-19 Omicron di Kota Malang Bertambah 2 Orang, Sudah 11 Hari Jalani Karantina
Delapan warga Jabar terkonfirmasi positif Omicron, empat di antaranya merupakan warga Kabupaten Bandung. (Foto: MPI/Agung)

KOTA MALANG, celebrities.id - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Omicron di Kota Malang terus bertambah. Kali ini ada tambahan dua orang warga Kota Malang yang terkonfirmasi positif Covid-19 Omicron. Total ada tiga kasus Covid-19 Omicron, satu di antaranya telah dinyatakan negatif dan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr. Husnul Muarif mengakui ada tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron. Pasien ini sebelumnya telah dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani karantina sudah 11 hari.

"Sudah, dua positif (Covid-19 Omicron), besok sudah masuk isolasi hari ke-11. Karena tanpa gejala sudah bisa dikategorikan selesai dan sembuh," ucap Husnul saat ditemui di Balaikota Malang, Senin pagi (24/1/2022).

Husnul menambahkan, dua pasien positif Covid-19 varian Omicron ini terdeteksi setelah ditemukan kontak erat dengan pasien lainnya. Tetapi Husnul tak menjelaskan pasien mana yang dimaksud. Dia juga menegaskan kedua pasien tersebut tidak ada kaitannya dengan satu pasien yang sempat melakukan karantina mandiri di rumah Jalan Borobudur, Kota Malang.

"Dia kontak erat, pokok dua itu, (sekarang) isolasi mandiri. Tidak ada (kaitannya dengan kasus Omicron di Jalan Borobudur)," ucapnya.

Kini pihak Dinkes Kota Malang masih melakukan pengawasan kepada dua pasien Omicron yang tengah berada di rumah masing-masing. Keduanya dinyatakan tak mengalami gejala.

"Karena tidak ada gejala yaitu meningkatkan imunitas asupan yang cukup istirahat yang cukup," tuturnya.

Dari kedua pasien tersebut, pihaknya juga telah melakukan pelacakan atau tracing kepada 26 orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan keduanya. "Ada 12 untuk satu, yang satu 14. Semuanya negatif," ungkap dia.

 

1
/
2