Paypal dan Yahoo Search Engine Diblokir, Gegara Belum Terdaftar di Penyelenggara Sistem Elektronik Kominfo

Kiswondari Pawiro
Minggu 31 Juli 2022 19:18 WIB
Paypal dan Yahoo Search Engine Diblokir, Gegara Belum Terdaftar di Penyelenggara Sistem Elektronik Kominfo
Sejumlah website terkenal diblokir Kominfo karena belum terdaftar PSE. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Buntut kebijakan kewajiban pendaftaran bagi Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir sejumlah situs yakni PayPal, Yahoo Search Engine, Steam, DoTA2, Counter-Strike, EpicGames, Origin.com, dan Xandr.com.

Terkait hal ini, Anggota Komisi I DPR Muhammad Iqbal menilai, langkah Kominfo melakukan pemblokiran terhadap delapan platform digital sudah tepat karena sampai batas waktu yang telah ditentukan oleh Kominfo yaitu tanggal 29 Juli 2022 PSE tersebut belum melakukan pendaftaran ke Kominfo.

"Padahal seperti diketahui bahwa kewajiban pendaftaran platform digital ini sudah tertera di PP No. 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dan Permen Kominfo No. 5 tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup Privat," kata Iqbal saat dihubungi, Minggu (31/7/2022).

Akan tetapi, Iqbal mengingatkan, kebijakan pemblokiran ini harus bersifat sementara. Artinya, jika PSE tersebut sudah mendaftarkan usahanya ke Kominfo dan telah memenuhi persyaratan yang ada, maka secepatnya pihak Kominfo membuka kembali pemblokiran. Dan kebijakan tersebut tidak boleh pilih kasih, dan berlaku bagi semua PSE.

"Kemudian kebijakan pemblokiran ini berlaku bagi semua PSE baik perusahaan dalam negeri maupun luar negeri yang belum melakukan pendaftaran ke Kominfo, tidak boleh ada pilih kasih di dalam penerapan kebijakan tersebut," tuturnya.

Terkait dibukanya sementara aplikasi Paypal oleh Kominfo untuk beberapa hari ke depan, politikus PPP ini menilai sebagai keputusan yang bijak. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah mendengarkan keluhan dari masyarakat yang uangnya masih tersimpan di aplikasi Paypal.

"Serta memberi kesempatan bagi masyarakat untuk memindahkan uangnya ke aplikasi sistem pembayaran yang lain, sebelum aplikasi Paypal ditutup kembali jika masih belum mendaftar ke Kominfo," kata Iqbal.

Editor : Andre Purwanto