Pelek dan Ban Jadi Rusak Gegara Pakai Cairan Anti Bocor, Benarkah?

Rio Chandra Putra Pratama
Jumat 24 Desember 2021 23:04 WIB
Pelek dan Ban Jadi Rusak Gegara Pakai Cairan Anti Bocor, Benarkah?
Benarkah memakai cairan anti bocor membuat pelek dan ban rusak. (Foto: Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Cairan ban anti bocor sudah lama beredar di pasaran. Sampai saat ini tak sedikit yang menyangsikan efek jangka panjang cairan itu ke pelek dan ban sepeda motor.

Salah satunya unggahan video di TikTok yang menyebutkan kekurangan cairan anti bocor pada ban tubeless, karena dianggap bikin pelek korosi, karet ban cepat getas dan buang uang.

Seperti Video yang diunggah akun TikTok @ayaspanda13. Dalam video tersebut memperlihatkan proses bukan pada ban motor skutik, terlihat jelas pelek diselimuti semacam cairan hitam pekat.

Cairan penambal ban atau tire sealant merupakan cairan yang paling ampuh pada pemakaian ban tubeless. Cairan ini membuat pengendara tidak perlu ke tukang tambal ban jika ban tertusuk benda tajam.

Cairan tersebut bekerja ketika ban terkena benda tajam. Saat terjadi lubang, cairan akan merembes pada lubang dan, cairan akan menutupi lubang tersebut.

Technical Service & Development Dept. Head ban FDR, Jimmy Handoyo mengatakan, jika ban tubeless bocor maka tindakan yang paling dianjurkan yaitu tetap tambal manual.

"Kita tidak pernah merekomendasikan untuk menggunakan cairan penambal ban, karena dari segi senyawanya juga berbeda. Ke ban mungkin enggak masalah, tapi bisa saja peleknya yang jadi korban," kata Jimmy

Di sisi lain, Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban IRC, mengatakan, cairan penambal pasti punya pengaruh terhadap ban, tapi pihaknya belum melakukan studi khusus soal itu.

"Kita tidak bisa melarang konsumen karena itu hak mereka. Saat ini banyak beredar cairan tubeless. Kalau memang mau pakai sebaiknya pakai yang bermerek dan produsennya jelas," kata Dodi.

Editor : Hadits Abdillah