Pemprov Jawa Barat Atasi Virus PMK, Siap Tuntaskan Vaksinasi 200 Ribu Ekor Hewan Ternak 

Icon CameraAgung Nugroho Bakti Sarasa
Kamis 24 November 2022 14:36 WIB
Pemprov Jawa Barat Atasi Virus PMK, Siap Tuntaskan Vaksinasi 200 Ribu Ekor Hewan Ternak 
Pemprov Jawa Barat Atasi Virus PMK. (Foto: dok. Pemrov Jawa Barat)

BANDUNG, celebrities.id - Pemprov Jawa Barat menargetkan menuntaskan vaksinasi terhadap lebih dari 200 ribu ekor hewan ternak dalam upaya mengatasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) 2022. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jabar, Supriyanto menilai, program vaksinasi sangat penting dalam menekan penularan PMK. 

Menurutnya, penyebaran PMK di Jawa Barat sejauh ini diperparah oleh masih minimnya vaksinasi terhadap hewan ternak. Oleh karenanya, pihaknya terus berupaya mendongkrak capaian vaksinasi. 

"Yang diprioritaskan untuk divaksin adalah sapi dan kerbau karena nilai ekonominya tinggi. Pada tahun 2022 ini, kami optimistis vaksinasi hewan ternak di Jawa Barat mencakup 200 ribu lebih hewan ternak," kata Supriyanto dalam seminar Wartawan Pokja Gedung Sate dengan tema Jawa Barat Juara Menuju Bebas PMK di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (24/11/2022). 

Supriyanto mengatakan PMK pada hewan ternak diprediksi belum akan hilang setidaknya hingga 2035. Kondisi tersebut tak lepas dari tingginya jumlah hewan ternak seiring tingkat konsumsi masyarakat yang juga tinggi, termasuk di Jawa Barat. 

Dia menyebutkan, jumlah hewan ternak di Jabar sendiri kini mencapai sekitar 750 ribu ekor ternak. Selain masih minimnya vaksinasi, kata Supriyanto, tingkat kesadaran peternak yang dirasa masih sangat kurang pun menjadi penyebab lain penularan PMK di Jawa Barat. 

"Intinya pencegahan itu dari tingkat kebersihan," katanya. 

Supriyanto menjelaskan penyebaran PMK sangat mudah terjadi, seperti melalui kandang, kendaraan saat perpindahan, dan petugas peternakan yang tidak mengutamakan kebersihan.

"Harusnya sanitasi dan disinfeksi diutamakan. Kandang dan kendaraan harus rutin dibersihkan, termasuk rutin membuang kotoran, lalu didisinfektan," ujarnya.

 

Selain itu, petugas peternakan harus mengutamakan kebersihan dan proses isolasi terhadap hewan kurban mutlak diperlukan. 

"Hewan yang sehat harus dipisahkan. Juga ketika ada hewan datang, harus diisolasi dulu. Ini salah satu kunci pentingnya," katanya. 

Untuk mencegah penularan yang lebih massif lagi, pihaknya mengingatkan agar pengelola peternakan lebih mementingkan kebersihan. Terlebih, selama ini, Jabar menjadi daerah tujuan hewan ternak dari provinsi lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

"Kuncinya itu, dari kebersihan, terutama saat pengiriman/perpindahan hewan. Saat pengiriman, kebersihan harus diperhatikan. Sanitasi, sebelum menaikkan hewan, pastikan kendaraannya bersih," kata Supriyanto. 

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar, Faiz Rahman memastikan, pihaknya terus mengupayakan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan PMK.

"Termasuk sosialisasi terkait kebersihan kepada pengelola ternak," ujarnya.

Berbagai saluran dilakukan untuk sosialisasi tersebut seperti melalui media arus utama, media sosial, dan kanal informasi lainnya. 

"Karena memang kuncinya dari sosialisasi, penyebarluasan informasi tentang pencegahan PMK," kata Faiz.

Editor : Johan Sompotan