Pendidikan Polisi Militer di Amerika Serikat, Lettu CPM Ryanda Catur Jadi Siswa Internasional Terbaik

Riezky Maulana
Kamis 14 Oktober 2021 08:58 WIB
Pendidikan Polisi Militer di Amerika Serikat, Lettu CPM Ryanda Catur Jadi Siswa Internasional Terbaik
Pendidikan Polisi Militer di Amerika Serikat, Lettu CPM Ryanda Catur Jadi Siswa Internasional Terbaik. (Foto: celebrities.id/Ist)

JAKARTA, celebrities.id  - Salah satu perwira TNI Angkatan Darat (AD) berhasil mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional, berkat prestasi yang ditorehkan. Perwira itu adalah Lettu Cpm Ryanda Catur Arhanudya.

Abituren Akademi Militer (Akmil)  Magelang Tahun 2017 ini mendapatkan predikat Siswa Terbaik Internasional pada Military Police Basic Officer Leader Course (MPBOLC) 2021 di US Army Military Police School, Fort Leonard Wood, Amerika Serikat.

"Dia berhasil menorehkan predikat International Distinguished Honor Graduate yang merupakan predikat Lulusan Siswa Terbaik Internasional," tulis Kostrad dalam keterangan Instagramnya dikutip Kamis (14/10/2021).

Kostrad menyebut, atas keberhasilan Ryanda, dapat dijadikan bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) yang Indonesia miliki dapat bersaing di level internasional. Ryanda dalam kesehariannya berdinas di Denpom Divif 3 Kostrad. 

"Hal ini kembali mengharumkan nama Indonesia dikancah pendidikan militer dunia bahwa SDM kita mampu bersaing," tulis Kostrad.

Pendidikan tersebut, jelas Kostrad dibuka pada 7 Juni 2021 hingga 6 Oktober 2021 di Fort Leonard Wood dengan diikuti oleh 48 orang. Rincian peserta, terdiri dari 25 siswa US Army Active Duty, 10 siswa US Army National Guard, 11 siswa US Army Reserve dan dua siswa internasional yang berasal dari Indonesia dan Latvia.

Para siswa melaksanakan rangkaian kegiatan pendidikan selama 18 Minggu yang ditutup dengan upacara penutupan pendidikan oleh Letkol Tokach selaku 787th MP Battalion Commander.

"Pendidikan ini ditujukan untuk menambah kualifikasi dan kemampuan khususnya perwira korps Polisi Militer dalam melaksanakan tugas," tuturnya.

Editor : Simon Iqbal Fahlevi