Penggunaan Smartphone Mampu Meningkatkan Daya Ingat? Ini Penjelasannya

Muhammad Arif
Rabu 03 Agustus 2022 12:26 WIB
Penggunaan Smartphone Mampu Meningkatkan Daya Ingat? Ini Penjelasannya
Penggunaan smartphone disebut mampu tingkatkan daya ingat. (Foto: celebrities.id/Freepik.com)

JAKARTA, celebrities.id - Sebuah studi terbaru yang dipimpin oleh akademisi University College London (UCL) menemukan fakta menarik. Hasil studi mereka menunjukkan bahwa menggunakan smartphone, smartwatch, dan perangkat digital lainnya dapat meningkatkan kemampuan mengingat seseorang.
 
Melansir dari Hindustantimes Rabu, (3/8/2022), sebuah studi baru yang dipimpin oleh peneliti UCL mencatat bahwa menggunakan smartphone, smartwatch, dan perangkat digital lainnya dapat meningkatkan kemampuan mengingat seseorang. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology: General itu menunjukkan bahwa perangkat digital membantu orang untuk menyimpan dan mengingat informasi yang sangat penting.

Sehingga, pada gilirannya, hal itu dapat membebaskan ingatan pengguna untuk mengingat hal-hal tambahan yang kurang penting.
 
Ahli saraf sebelumnya telah menyatakan keprihatinan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan kemampuan kognitif dan menyebabkan demensia digital.
 
Namun, temuan baru ini justru menunjukkan bahwa menggunakan perangkat digital sebagai memori eksternal tidak hanya membantu orang mengingat informasi yang disimpan ke dalam perangkat. Akan tetapi, juga membantu mereka mengingat informasi yang belum disimpan.
 
Untuk mendemonstrasikan temuan ini, peneliti melakukan percobaan dengan menggunakan tablet atau komputer dengan layar sentuh. Percobaan ini diikuti oleh 158 sukarelawan yang berusia 18-71 tahun.
 
Peserta diperlihatkan hingga 12 lingkaran bernomor di layar, dan harus ingat untuk menyeretnya ke kiri dan beberapa ke kanan. Jumlah lingkaran yang mereka ingat selanjutnya diseret ke sisi yang benar untuk menentukan bayaran mereka di akhir eksperimen. Satu sisi disebut bernilai tinggi, artinya mengingat untuk menyeret lingkaran ke sisi ini bernilai 10 kali lebih banyak daripada mengingat untuk menyeret lingkaran ke sisi bernilai rendah ​​lainnya.
 
Peserta melakukan ini sebanyak 16 kali. Mereka harus menggunakan ingatan mereka sendiri untuk mengingat setengah dari percobaan dan mereka diizinkan untuk mengatur pengingat pada perangkat digital untuk setengah lainnya.
 
Hasilnya, peserta cenderung menggunakan perangkat digital untuk menyimpan detail lingkaran bernilai tinggi. Dan, ketika mereka melakukannya, ingatan mereka untuk lingkaran itu meningkat sebesar 18 persen. Sedangkan ingatan mereka untuk lingkaran bernilai rendah juga meningkat sebesar 27 persen. Bahkan, pada orang yang tidak pernah menyetel pengingat untuk lingkaran bernilai rendah.
 
Namun, hasil juga menunjukkan biaya potensial untuk menggunakan pengingat. Ketika mereka dibawa pergi, para peserta mengingat lingkaran bernilai rendah lebih baik daripada yang bernilai tinggi. Hal itu menunjukkan bahwa mereka telah mempercayakan lingkaran bernilai tinggi ke perangkat mereka dan kemudian melupakannya.
 
Penulis senior, Dr. Sam Gilbert dari UCL Institute of Cognitive Neuroscience mengatakan, "Kami ingin mengeksplorasi bagaimana menyimpan informasi dalam perangkat digital dapat mempengaruhi kemampuan ingatan."
 
"Kami menemukan bahwa ketika orang diizinkan untuk menggunakan memori eksternal, perangkat membantu mereka mengingat informasi yang telah mereka simpan ke dalamnya. Ini tidak mengejutkan, tetapi kami juga menemukan bahwa perangkat meningkatkan memori orang untuk informasi yang belum disimpan juga."
 
"Ini karena menggunakan perangkat mengubah cara orang menggunakan ingatan mereka untuk menyimpan informasi penting. Ketika orang harus mengingat sendiri, mereka menggunakan kapasitas memori mereka untuk mengingat informasi yang paling penting. Tapi ketika mereka bisa menggunakan perangkat, mereka menyimpan informasi penting ke dalam perangkat dan menggunakan ingatan mereka sendiri untuk informasi yang kurang penting.
 
Hasilnya menunjukkan bahwa alat memori eksternal bekerja. Jauh dari menyebabkan 'demensia digital', menggunakan perangkat memori eksternal bahkan dapat meningkatkan ingatan kita untuk informasi yang tidak pernah kita simpan. Tetapi kita perlu berhati-hati untuk mencadangkan informasi yang paling penting. Jika tidak,, kita tidak akan memiliki apa-apa selain informasi penting yang lebih rendah di memori kita sendiri."
 
Penelitian ini sendiri didukung oleh hibah ESRC dan hibah dari Independent Research Fund Denmark. Jadi, bagaimana Celeb Hitz, apakah yakin dengan penelitian terbaru dari peneliti UCL ini?

Editor : Lisvi Padlilah