10 Penyebab Serangan Jantung Mendadak yang Sering Diabaikan

Farisya
Rabu 15 Desember 2021 15:06 WIB
10 Penyebab Serangan Jantung Mendadak yang Sering Diabaikan
Kenali penyebab serangan jantung dadakan. (celebrities.id/freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Serangan jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Banyak penderita yang meninggal karena serangan jantung mendadak ini.

Serangan jantung mendadak ada banyak sekali penyebabnya. Gejala umumnya adalah penderita akan merasakan nyeri dada, sesak nafas, keringat dingin, gelisah, dan juga pusing.

Berikut Celebrities.id rangkum beberapa penyebab serangan jantung mendadak yang perlu diwaspadai:

1. Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama dari serangan jantung. Serangan jantung terjadi karena adanya penyumbatan dan penyempitan pada arteri koroner. Ini dapat membuat otot jantung tidak dapat menerima oksigen dan nutrisi sehingga terjadinya serangan jantung mendadak.

2. Olahraga mendadak

Sering berolahraga tidak menjadi masalah, tapi jika berlebihan akan meningkatkan risiko serangan jantung mendadak khususnya pada orang-orang yang punya risiko jantung sebelumnya. Berolahraga akan lebih baik jika kamu melakukannya dengan pemanasan terlebih dahulu.

3. Menggunakan obat-obatan terlarang

Penggunaan obat-obatan terlarang secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung. salah satunya pada penggunaan stimulan, yaitu kokain yang berdampak pada tekanan darah dan pembuluh arteri.

4. Coronary Artery Spasm (CAS)

Coronary Artery Spasm (CAS) dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung karena terjadinya penyempitan pembuluh darah arteri yang sifatnya sementara. Tak hanya itu, CAS juga dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan aliran darah menuju jantung.

5. Hipoksemia

Hipoksemia dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung mendadak. Hipoksemia adalah kondisi di mana kadar oksigen dalam darah menjadi rendah. Pada umumnya dikarenakan keracunan karbon monoksida atau paru-paru yang tidak bisa berfungsi secara normal.

 

1
/
2