Perajin Tahu Bersiap Naikkan Harga, Imbas Rencana Pencabutan Subsidi Minyak Goreng

Angga Rosa
Selasa 31 Mei 2022 18:31 WIB
Perajin Tahu Bersiap Naikkan Harga, Imbas Rencana Pencabutan Subsidi Minyak Goreng
Perajin tahu bersiap naikkan harga, imbas rencana pencabutan subsidi minyak goreng. (Ilustrasi:celebrities.id/Freepik.com)

SALATIGA, celebrities.id – Sejumlah perajin tahu di Kota Salatiga mengaku belum mengetahui kebijakan pemerintah yang akan mencabut subsidi minyak goreng curah pada 31 Mei 2022.

Jika harga minyak goreng curah naik setelah program subsidi dicabut, maka para perajin akan menaikkan juga harga jual tahu.

"Saya malah baru mendengar jika program subsidi minyak goreng curah akan dicabut. Kalau harga minyak goreng curah naik setelah program itu dihapus, saya akan menaikkan harga jual tahu," kata salah seorang perajin tahu bernama Ahmad Suhadi, Selasa (31/5/2022).

Menurutnya, kalau harga minyak goreng curah naik, maka biaya produksi juga bakal meningkat. Untuk menutup biaya produksi, harga jual harus dinaikkan.

"Meski naiknya sedikit, yang penting usaha ini bisa tetap berjalan dan uang bisa berputar," ujarnya.

Penjual minyak goreng curah, Leni mengatakan, pencabutan program subsidi minyak goreng tidak ada berpengaruh pada dirinya. Meski demikian, dia berharap agar ketersediaan stok cukup dan pedagang tidak dipersulit dalam mendapatkan minyak goreng curah.

"Tidak ada pengaruhnya. Yang penting stok ada dan tidak dipersulit," ujarnya.

Menurutnya, saat ini stok minyak goreng curah melimpah. Leni menjual minyak goreng curah dengan harga Rp15.500 per kilogram.

"Stok melimpah dan tidak ada pembatasan pembelian," tuturnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra