Perhatikan! Gejala Awal Varian Omicron, Muncul Rasa Gatal yang Aneh di Tenggorokan

Rizky Pradita Ananda
Kamis 16 Desember 2021 18:35 WIB
Perhatikan! Gejala Awal Varian Omicron, Muncul Rasa Gatal yang Aneh di Tenggorokan
Kenali gejala varian Omicron. (foto: Multimedia)

JAKARTA, celebrities.id - Ā Secara garis besar, selama ini gejala umum seperti batuk, flu, demam tinggi, dan hilangnya kemampuan indera penciuman dan indera perasa jadi sederet gejala umum dari infeksi Covid-19. Namun, seperti yang dikatakan Dr. Gary Bartlett, varian Omicron ternyata punya gejala yang lebih spesifik tertentu, yakni gatal pada tenggorokan.

“Pasien cenderung merasakan rasa gatal yang aneh di tenggorokan mereka, ujar dokter Gary Bartlett, seperti dikutip dari Express, Kamis (16/12/2021).

Selain rasa gatal yang aneh di tenggorokan, dokter Gary juga menyebutkan beberapa gejala spesifik lainnya dari Omicron.

“Rasa kelelahan ekstrim yang terus-menerus, nyeri otot, batuk kering terus menerus, Ā dan bahkan berkeringat di malam hari night sweats). Semuanya bisa menjadi tanda infeksi Omicron,” katanya.

Dia memperingatkan masyarakat jangan sampai terlena karena gejala-gejala yang infeksi Covid-19 akibat varian Omicron, yang pada awalnya mungkin terlihat lebih ringan dibandingkan dengan infeksi Covid-19 yang disebabkan oleh Ā varian Delta.

“Ini mungkin gejala pertama dan satu-satunya dari varian Omicron. Mungkin sulit membedakan antara Covid-19 dan flu biasa tanpa tes PCR,” ucap dokter Gary.

Sebagai informasi, terkait varian Omicron, pemerintah Inggris diketahui baru saja mengumumkan kematian pertama infeksi Covid-19 akibat Omicron. Berita ini diumumkan langsung oleh Perdana Menteri, Boris Johnson pada hari Senin 13 Desember 2021 waktu setempat, menandakan angka kematian di Inggris tersebut menjadi kematian pertama yang dikonfirmasi secara publik kepada masyarakat global, akibat dari varian Omicron.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara resmi mengumumkan bahwa varian Omicron telah masuk dan ditemukan di Indonesia, Kamis (16/12/2021).

Ini artinya, masyarakat Indonesia harus semakin bersiap menghadapi penyebaran varian Omicron yang pertama kali terdeteksi pada November 2021 tersebut. Terlebih, saat ini masih belum jelas apakah vaksin full dua dosis cukup kuat sebagai proteksi dari infeksi Covid-19 akibat Omicron.

Editor : Hadits Abdillah