Perkara yang Paling Banyak Membuat Orang Masuk Neraka? Ini Penjelasan Ustadz Aam Amiruddin

Ayuningtyas Notomihardjo
Sabtu 22 Januari 2022 23:50 WIB
Perkara yang Paling Banyak Membuat Orang Masuk Neraka? Ini Penjelasan Ustadz Aam Amiruddin
Ustadz Aam Amiruddin menjelaskan perkara yang paling banyak membuat orang masuk neraka. (Foto: iNews)

JAKARTA, celebrities.id - Tahukah kamu apa perkara yang paling banyak membuat orang masuk neraka? Itu adalah lisan dan maksiat yang tidak lagi bisa Anda mengontrolnya.

Kenapa lisan? Dari lisan bisa membuat sakit hati dan menzalimi orang lain. Bahkan, parahnya bisa saja memfitnah.

Dalam tausiahnya, Ustadz Aam Amiruddin menjelaskan poin utama pentingnya menjaga lisan. Walaupun sejak lahir, bayi itu suci tanpa dosa tapi dengan seiring waktu berjalan akan kotor dan tercemar.

“Anak haram itu gak ada, padahal walaupun orangtuanya pendosa. Padahal setiap manusia yang lahir itu suci, tapi dengan seiring berjalannya waktu hati kita akan kotor tercemar,” ujar Ustadz Aam Amiruddin, mengutip dari Youtube Channel iNews Religi, Minggu (23/1/2022).

“Yang mengotori adalah maksiat dan lisan. Karena paling banyak pendosa masuk neraka akibat dari lisan ya ghibah, gosip, fitnah. Kita harus jadi orang yang kalau bukan urusan kita, gak usah kita bahas,” kata Ustadz yang kini menjajaki usia 56 tahun tersebut.

Selain itu, alangkah baik jika mengurus diri sendiri. Terlebih gosip hanya akan menjauhkan Anda dari kasih dan sayang Allah SWT selama berlangsungnya kehidupan.

“Urus aja diri kita, anak kita sendiri. Semua manusia itu punya kecenderungan ke gosip dengan adanya dua dorongan. Kalau saja diulang lagi, sama saja menjauhkan diri dari kasih dan sayang Allah SWT,” ujar Ustadz kelahiran Bandung, Jawa Barat tersebut.

Begitupun dengan orang mengalami hambatan gosip dzolim atau fitnah, mereka nantinya akan menagih kesalahan tersebut di kemudian hari kelak. Maka dari itu, amal dan ibadah kita hanya akan sia-sia jika menyebar gosip ataupun mendzolimi orang lain dengan kata lain tidak menjaga lisan.

“Orang yang digosipkan, dan didzolimi akan menagih keburukan ke kita, ya bangkrut amal kita. Waspada ya, hancur karena lisan tak terjaga,” tutur Ustadz Aam Amiruddin.

“Sama halnya info fitnah di grup, hapus saja. Kalau mengajak kebaikan, share ya gapapa,” tuturnya.

Editor : Hadits Abdillah