Perkenalkan Si Irit Evo, Motor Listrik Buatan Kudus yang Nyaris Tak Perlu Perawatan 

Taufik Fajar
Rabu 03 November 2021 21:41 WIB
Perkenalkan Si Irit Evo, Motor Listrik Buatan Kudus yang Nyaris Tak Perlu Perawatan 
Evo memiliki power maksimal 3.000 Watt dan maksimum speed 60 km/jam dengan baterai 1.740 WH. (Foto: MPI/Taufik)

KUDUS, celebrities.id – Perusahaan elektronik di Kudus, Jawa Tengah, membuat sepeda motor listrik untuk melayani permintaan pasar. Kelebihan motor listrik ini dibanding motor berbahan bakar mesin, selain lebih irit  juga nyaris tidak ada sama sekali biaya perawatan.

CEO PT Hartono Istana Teknologi, Hariono, mengatakan, pihaknya memutuskan membuat motor listrik sejak 2018 lalu. Hal itu dilakukan karena melihat potensi market motor listrik cukup besar.

"Pemerintah juga mendorong untuk perubahan motor agar menjadi motor listrik. Saat ini yang sudah kami pasarkan baru satu tipe, kami akan kembangkan terus dan rencana tahun depan ada dua produk baru lagi yang kami launching. Untuk yang sekarang produknya bernama Evo," katanya, Rabu (3/11/2021). 

Business Development PT Hartono Istana Teknologi, Christopher, mengatakan, Evo memiliki spesifikasi power maksimal 3.000 Watt. Maksimum speed 60 km/jam dengan baterai 1.740 WH. "Dengan baterai seperti itu, kita bisa menempuh 60-70 km," katanya. 

"Kelebihan motor ini, lebih irit. Motor bensin misalnya kegunaan saya pribadi, seminggu itu saya jalan sekitar 100 km dan bensin yang harus saya beli Rp30 ribuan seminggu. Dengan motor ini, biaya saya hanya sekitar Rp2.500-Rp3.000 per minggu. Belum lagi biaya perawatan yang tidak ada. Karena tidak ada mesin, tidak perlu ganti oli. Bisa dibilang ini free maintenance. Hanya perlu pengecekan rutin saja seperti rem, baut dan lainnya," tuturnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengapresiasi motor listrik buatan Kudus tersebut. Motor itu diproduksi perusahaan elektronik besar asal Kudus. Dia datang ke Kudus untuk meninjau proses pembuatan motor listrik sekaligus menjajal karya anak bangsa itu.
"Ini keren, desainnya bagus. Buat motor kota-kota oke," kata Ganjar usai menjajal Evo.

Ganjar mengatakan sangat bangga karena ada satu karya lagi dari Jateng, motor listrik buatan Polytron. Dan ternyata, tidak hanya satu jenis, Polytron sudah menyiapkan berbagai jenis motor listrik.

"Menurut saya bagus, desainnya bagus dan ada berbagai jenis. Sekarang masih berkembang dan ini belum di-launching. Sebentar lagi di-launching," ucapnya.

Menurutnya, bentuk produk motor listrik Polytron jauh lebih maju dan berkembang. Di seri motor yang lebih besar, desainnya menarik dan terlihat lebih gagah.

"Rasa-rasanya kita mesti siapkan untuk berpindah dari motor berbahan bakar fosil ke elektrik. Dan Jateng sudah memulai itu. Hari ini saya ke Polytron dan beberapa waktu lalu saya melihat produk lain yang juga sudah di-launching," tuturnya.
 

Editor : Mohammad Saifulloh