Perusahaan asal Jepang Ini Ciptakan Alat untuk Mendeteksi Kelezatan Mi, Pertama di Dunia!

Icon CameraRaden Yusuf Nayamenggala
Senin 16 Januari 2023 22:06 WIB
Perusahaan asal Jepang Ini Ciptakan Alat untuk Mendeteksi Kelezatan Mi, Pertama di Dunia!
Perusahaan asal Jepang Ini Ciptakan Alat untuk Mendeteksi Kelezatan Mi, Pertama di Dunia! (Foto:celebrities.id/Odditycentral)

JAKARTA, celebrities.id - Salah satu perusahaan yang berbasis di Nagano, Jepang, menciptakan perangkat pertama di dunia yang bisa menilai rasa mi di dunia.

Merangkum dari Odditycentral, Senin (16/1/2023) perangkat tersebut berupa sebuah mesin yang secara ilmiah bisa memperkirakan kelezatan mi soba dalam hitungan detik. Wilayah Nagano Jepang sendiri terkenal dengan Mi Sobanya, sebuah kuliner mi yang dibuat dengan tepung soba.

Untuk menghormati produksi mi soba, pembuat perangkat lokal Yatsurugigiken Inc. Perusahaan tersebut bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Shinshu untuk menciptakan penganalisa kelezatan mi pertama di dunia. Perangkat yang berteknologi tinggi tersebut, menerapkan fluoresensi yang diinduksi LED ultraviolet ke sekitar dua gram tepung soba, dan mengukur tingkat fosfolipid, protein, dan zat terkait rasa lainnya.

Menariknya, dalam hitungan detik, peringkat rasa pada empat kategori berbeda seperti rasa, aroma, kehijauan dan kesegaran, akan terlihat langsung di layar LED. Menurut Naoya Shimizu, presiden Yatsurugigiken, perangkat tersebut bisa menilai kualitas mi secara objektif.

"Penggiling mengandalkan wawasan pekerja terampil untuk penilaian rasa, tapi saya ingin mengevaluasi rasa soba dalam bentuk numerik dan menunjukkan kualitas mi secara objektif," ujar Naoya Shimizu, presiden Yatsurugigiken, kepada surat kabar Jepang, Asahi.

Rasa merupakan hal yang sangat subjektif, dan Yatsurugigiken mengakui bahwa rasa mi dapat dipengaruhi oleh cara merebus dan menyiapkannya.

Namun, perusahaan tersebut mengatakan, dalam hal kualitas tepung soba, penganalisaannya memberikan hasil yang objektif. Perusahaan tersebut sudah mendapatkan paten untuk perangkat pintarnya, dan pihaknya yakin para operator restoran, pabrik, koperasi pertanian, dan entitas lain akan tertarik untuk membelinya.

Kerja sama antara Yatsurugigiken dan Universitas Shinshu dikabarkan sudah sekitar tujuh tahun lalu. Dari mulai mencoba membuat mesin yang bisa memilah biji soba berdasarkan kualitasnya. Tapi, rencana tersebut dibatalkan, lantaran membuat versi untuk komersial terbilang sangat sulit. Karena itu, minat mereka pun beralih ke analisis rasa hingga kualitas tepung soba.

Untuk ke depannya, perusahaan Yatsurugigiken berencana mengadakan tes sensori berulang kali, guna membuktikan korelasi antara hasil penganalisis kelezatan mie dan seberapa tinggi orang menilai rasa serta aroma mi soba.

Yatsurugigiken mengklaim, bahwa perangkat mereka bisa sangat bermanfaat bagi petani soba, lantaran bisa membantu mereka membuktikan kualitas produk. Dengan begitu, para petani tentu berusaha untuk meningkatkan kualitas soba yang dihasilkan, guna mendongkrak daya jualnya.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra

Follow Berita Celebrities di Google News

Topik Terkait