Polemik Usia Jemaah Haji 2022 Dibatasi, Begini Komentar HIMPUH

Widya Michella
Jumat 13 Mei 2022 04:00 WIB
Polemik Usia Jemaah Haji 2022 Dibatasi, Begini Komentar HIMPUH
Jemaah haji 2022 dibatasi usia. (Ilustrasi: Freepik.com)

JAKARTA, celebrities.id - Sekretaris Jenderal Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Firman Taufik mengaku batasan umur maksimal 65 tahun yang ditentukan pemerintah Arab Saudi dalam penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah/2022 Masehi kontras dengan penyelenggaraan umrah tahun ini. 

Pasalnya, ibadah umrah di masa pandemi saat ini tidak memperdulikan batasan usia. Bahkan di beberapa kesempatan, dia menemukan masyarakat sudah tidak lagi menggunakan masker. 

"Kami cukup bersedih karena kontras dengan keadaan umrah dimana pada saat ini tidak peduli soal usia yang dibatasi usia bawahnya. Padahal keadaan di sini (Arab Saudi) dari pandemi juga hampir normal," kata Firman, Kamis,(12/05/2022). 

"Karena ketika saya berpaling ke Madinah, Prokes sudah tidak terlalu ketat, di Mekkah apalagi banyak yang tidak memakai masker. Tapi mengingat tuan rumah yang bikin aturan mau gak mau kita harus ikut," ujar dia.

Batasan usia tersebut, cukup berdampak pada beberapa jemaah haji khusus Indonesia. Mereka terpaksa harus berangkat tahun depan agar dapat melakukan ibadah haji bersama keluarga.  

"Ada suami di atas 65 tahun, istri di bawah 65 jadi gak bisa berangkat karena saling tunggu. Kemudian ada yang bawa orangtua di atas 65 dan anaknya tidak mungkin melepas orangtuanya berangkat sendiri dan akhirnya mereka ikut mundur," tutur dia.

Walaupun begitu, Firman turut  menyambut baik dibukanya kembali haji 1443 Hijriah oleh pemerintah Arab Saudi untuk 100.051 jamaah Indonesia.
Pemberian beberapa syarat untuk calon jemaah haji sendiri, diharapkan menjadi langkah antisipasi Arab Saudi agar pelaksanaan haji tahun 1443 Hijriah dapat berjalan baik dan lancar. 

"Sedih tapi apa boleh buat karena ini peraturan yang dibuat oleh tuan rumah Saudi Arabia. Mau tidak mau kita sebagai tamu ini mengikuti apapun yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi," ujarnya.

Editor : Hadits Abdillah