PRJ Hadirkan Jajanan Tempo Dulu, Pembeli: Nostalgia Masa Kecil

Advenia Elisabeth
Minggu 26 Juni 2022 18:19 WIB
PRJ Hadirkan Jajanan Tempo Dulu, Pembeli: Nostalgia Masa Kecil
PRJ hadirkan jajanan tempo dulu. (Foto: MPI/Advenia)

JAKARTA, celebrities.id - Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair Kemayoran tidak pernah sepi pengunjung. Sebab, event yang diadakan tiap tahun ini menyajikan ribuan pameran, bahkan stand makanan zaman dulu ada di sini. 

Tenant yang bernama Warung Judal Jadul misalnya, menyajikan sejumlah makanan serta mainan jadul yang beragam. Mulai ciki, permen, makanan rambut nenek, cokelat, gamelan kecil, hingga mainan masak-masakan ada di sini. 

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia hari ini, Minggu (26/6/2022), antusiasme pengunjung yang datang membeli makanan jadul ini sangat tinggi. Bahkan bukan hanya anak kecil dan anak remaja saja yang membeli, melainkan orang tua pun juga turut membeli karena terkesima dengan makanan-makanan jaman dulu hadir kembali. 

Harga yang ditawarkan pada jajanan jadul ini juga tidak menguras dompet. Seperti contohnya ciki, satu renteng dibanderol Rp15 ribu, coklat satu renteng dibanderol Rp20 ribu.

Salah satu pembeli bernama Laras mengaku senang dengan adanya Warung Judal Jadul ini di PRJ kali ini. Katanya, dia bisa nostalgia jaman dulu saat dirinya masih duduk di bangku sekolah. 

"Tadi pas lihat ada tenant ini tertarik aja gitu buat masuk, liat-liat. Di dalam banyak banget jajanan jaman dulu. Jadi keinget masa kecil waktu sekolah," ungkapnya saat ditemui MNC Portal Indonesia di Warung Judal Jadul PRJ.  

Perempuan yang datang dari Bekasi ini membeberkan, jajanan yang beli berupa permen jeli, permen kaca mata, dan permen kaki. 

Selain Laras, pengunjung lainnya bernama Dita juga terkesima melihat ada makanan jadul saat keliling di area PRJ. Ujarnya, makanan yang disajikan mengingatkan dia saat Sekolah Dasar (SD). 

"Unik, karena di dalam jual makanan jaman aku SD," katanya.

Saking senangnya bisa nostaligia dengan jajanan jaman dulu, perempuan yang datang Cikarang itu sampai memborong hingga total belanjanya Rp200 ribu. 

"Di dalam makanannya murah-murah. Makanya ini aku belanjanya banyak," ujarnya.

Editor : Tia Ayunita