Produsen Mobil Dunia Alami Kerugian Rp2,9 Triliun, Imbas Covid-19

Bertold Ananda
Sabtu 25 September 2021 09:00 WIB
Produsen Mobil Dunia Alami Kerugian Rp2,9 Triliun, Imbas Covid-19
Produksi mobil di seluruh dunia alami kerugian akibat Covid-19. (Foto: Reuters)

AMERIKA, celebrities.id - Produsen mobil secara global memprediksi mengalami kerugian pendapatan hingga 210 miliar dolar AS atau sekira Rp2,9 triliiun. Hal itu diakibatkan seluruh pabrikan mobil mengalami krisis dan gangguan pasokan chip serta semi konduktor di seluruh dunia akibat Covid-19.

Dilansir Autoblog pada Sabtu (25/9/2021), menurut Alipartners harga bahan pasokan komunditas terbatas seperti baja dan resin plastik berdampak pada kenaikkan biaya sehingga memicu kelangkaan yang memaksa seluruh pembuat mobil membatasi produksi.

Tak itu saja, seluruh perusahaan pembuat mobil diprediksi kehilangan unit produksi 7,7 juta kendaraan di tahun 2021, perkiraan Alixpartners tahun ini produsen mobil sudah kehilangan pendapatan mencapai USD110 miliar dan hanya memproduksi 3,9 juta kendaraan dan tidak sesuai  rencana produksi untuk tahun ini.

Dan Hearsch selaku Direktur pelaksana di praktik otomotif Alixpartners mengatakan pasar Amerika penjualan kendaraan melambat akibat ketersediaan di banyak dealer terbatas dan kurang dari kouta pasokan normalnya.

"Kami awalnya berasumsi kami akan kembali normal dan volume kembali pada kuartal keempat, Akan tetapi Itu tidak akan terjadi," kata Hearsch.

 

1
/
2