5 Program Rumah Subsidi Pemerintah, Bantu Masyarakat Miliki Hunian Layak

Iqbal Widiarko
Jumat 24 Juni 2022 13:08 WIB
5 Program Rumah Subsidi Pemerintah, Bantu Masyarakat Miliki Hunian Layak
Program rumah subsidi pemerintah bertujuan untuk membantu masyarakat miliki hunian layak. (Pixabay)

JAKARTA, celebrities.id - Program rumah subsidi yang digagas oleh pemerintah dapat menjadi sebuah solusi dalam memiliki hunian layak dengan harga terjangkau terkhusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam aturan lama Kepmen sebelumnya nomor 552/KPTS/M/2016 jumlah subsidi untuk KPR Sejahtera Tapak hanya Rp4 juta dan Rumah Sejahtera Susun sebesar Rp7 juta. Sementara, pada Kepmen terbaru Kepmen nomor 242 tahun 2020 batasan maksimal penghasilan adalah Rp8 juta untuk KPR Sejahtera Tapak dan KPR Sejahtera Susun baik konvensional maupun syariah yang sekarang dikenal dengan Rumah Umum Tapak/Susun.

Dilansir dari berbagai sumber, celebrities.id, Jumat (24/6/2022) telah merangkum program rumah subsidi, sebagai berikut.

Pengertian Program Rumah Subsidi

Mengutip dari laman resmi Kementerian PUPR, Program rumah subsidi merupakan langkah pemerintah dalam mengantisipasi peningkatan masyarakat yang tidak memiliki hunian layak tinggal dengan cara memberikan bantuan dan kemudahan perolehan rumah berupa dana murah jangka panjang serta subsidi yang diterbitkan oleh bank pelaksana baik secara konvensional maupun dengan prinsip syariah.

Pembiayaan pemilikan rumah ini ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah atau termasuk golongan masyarakat berpenghasilan rendah. Program kepemilikan rumah yang digagas oleh pemerintah ini juga memberikan suku bunga rendah dan cicilan yang ringan dalam proses pembelian rumah tapak maupun rumah susun.

Program Rumah Subsidi

1. Program SBUM

Subsidi Bantuan Uang Muka merupakan subsidi pemerintah yang diberikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang bertujuan dalam memenuhi sebagian atau seluruh uang muka pemilikan rumah.

Mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 552/KPTS/M/2016 tentang Batasan Penghasilan Kelompok Sasaran KPR Bersubsidi, Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak dan Satuan Rumah Sejahtera Susun, serta Besaran Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan, jumlah SBUM Perumahan yang diberikan kepada penerima KPR bersubsidi sejumlah Rp4 juta.

2. Program FLPP 

Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan merupakan dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Pengelolaannya dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Artinya, FLPP hanya bisa diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

Calon penerima subsidi harus memiliki gaji atau penghasilan pokok tidak lebih dari Rp4 juta untuk rumah sejahtera tapak dan Rp7 juta untuk rumah sederhana susun. Calon penerima KPR FLPP juga wajib menempati rumah yang dibeli dengan skema kredit tersebut.

 

1
/
2