Pusing Urus Ayah dan Suami yang Sakit saat Hadapi Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir: Kepalaku Terbagi

Lintang Tribuana
Sabtu 27 November 2021 06:36 WIB
Pusing Urus Ayah dan Suami yang Sakit saat Hadapi Kasus Mafia Tanah, Nirina Zubir: Kepalaku Terbagi
Nirina Zubir saat Konpers di RS Pelni, Jakarta, Jumat (26/11/2021). (Foto: MPI/Lintang)

JAKARTA, celebrities.id - Nirina Zubir dihantam cobaan bertubi-tubi. Di tengah kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarganya, dia juga harus fokus mengurus suami dan ayahnya yang kondisi kesehatannya menurun. 

Sang suami, Ernest Cokelat baru saja pulang dari rumah sakit karena penyakit liver. Sementara ayah Nirina, Zubir Amin, hingga kini masih dirawat di rumah sakit karena stroke

"Jadi gini, kepala aku lagi terbagi. Yang pasti saya sebagai ibu saya harus mikirin kesejahteraan anak-anak, memikirkan suami saya baru pulang dari rumah sakit karena liver, kemudian bapak saya masih di rumah sakit dan kondisinya kalau dibilang membaik juga belum terlalu," kata Nirina di RS Pelni, Jakarta, Jumat (26/11/2021). 

Menurut Nirina, sang ayah juga ikut memikirkan permasalahan ini hingga kondisinya tak kunjung membaik. Dia berharap ayahnya bisa segera keluar dari rumah sakit dan dia bisa fokus menghadapi kasus. 

"Ya bisa dilihat, hari ke hari papa drop. Mikir lah apakah dia tahu atau ngerasa. Jadi ya ini, minta doanya  biar bapak saya cepat pulih, sehat lagi, supaya kita hadapi masalah ini bisa fokus," katanya.

Di saat-saat terberat ini, Nirina Zubir tentu membutuhkan orang yang bisa mendampingi. Tetapi sayangnya, sang suami juga tak bisa melakukan banyak hal karena masih dalam tahap pemulihan. 

"Ernest dia fokus ke pemulihan. Bahkan kita banyak waktu yang kepakai. Suami saya belum bisa olahraga karena pemulihan. Apalagi dia tanggal tertentu akan bekerja. Jadi benar di rumah, ya dia sedih enggak bisa dampingin saya," ucapnya. 

Tetapi sebagai istri, Nirina Zubir juga tetap harus siaga menguatkan suami dalam proses pemulihannya. Setidaknya dalam hal ini, dia masih memiliki keluarga lain yang bisa mendampinginya menghadapi kasus yang pelik ini. 

"Ya saya sadari kondisi gitu saya tetap menguatkan dia supaya fokus pemulihan. Saya ada adik, ada semuanya. Saya enggak sendirian," tuturnya. 

Sebelumnya, kakak Nirina Zubir, Fadhlan Karim melaporkan Riri Khasmita, mantan asisten mendiang ibunda mereka  ke Polda Metro Jaya pada Juni 2021, dengan membawa barang bukti yang lengkap, salah satunya pemalsuan surat tanah yang dia ketahui, setelah dibawa ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

Fadhlan juga melaporkan suami Riri, Edrianto, serta Faridah petugas notatis PPAT Tangerang, Ina Rosaina dan Erwin Riduan notaris PPAT Kelapa Dua dengan nomor laporan LP/B/19370/XI/RES.1.9/2021/Ditreskrimum. 

Keluarga Nirina mengklaim mengalami kerugian senilai Rp17 miliar atas dugaan penggelapan enam surat tanah. Riri dan suami serta ketiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan setelah lima bulan penyelidikan, tepatnya pada 13 November 2021. 
 

Editor : Mohammad Saifulloh