Rafael Nadal 2 Tahun Berjuang Lawan Sindrom Mueller-Weiss, Senang Kembali Tampil di Wimbledon 2022

Andhika Khoirul Huda
Kamis 23 Juni 2022 23:16 WIB
Rafael Nadal 2 Tahun Berjuang Lawan Sindrom Mueller-Weiss, Senang Kembali Tampil di Wimbledon 2022
Rafael Nadal 2 Tahun Berjuang Lawan Sindrom Mueller-Weiss, Senang Kembali Tampil di Wimbledon 2022. (Foto: celebrities.id/Instagram @rafaelnadal)

LONDON, celebrities.id – Bintang Tenis Spanyol, Rafael Nadal terus mempersiapkan diri jelang tampil di Wimbledon 2022.

Dengan kondisinya yang belum sepenuhnya bugar, Nadal mengaku senang bisa menjalani laga eksebisi sebelum berkompetisi di salah satu turnamen Grand Slam tersebut.

Seperti diketahui, Nadal melawan rasa sakit di kaki kirinya akibat penyakit Sindrom Mueller-Weiss yang dideritanya. Selama perjalanannya meraih gelar juara Prancis Terbuka 2022 pada awal Juni 2022, dia pun membutuhkan suntikan untuk dapat memainkan setiap pertandingannya. Sehingga kondisi itu sempat membuatnya ragu untuk bisa mentas di Wimbledon 2022.

Akan tetapi, di Giorgio Armani Classic, sebuah acara eksibisi di London Barat, pada Rabu 22 Juni 2022, Nadal tak menunjukkan tanda-tanda sakit pada cederanya. Dia sukses menghajar Stan Wawrinka 6-2 dan 6-3 di lapangan Hurlingham Club.

Mantan petenis ranking satu dunia itu pun merasa sangat senang bisa kembali tampil di lapangan rumput untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Terlebih lagi, dalam kurun waktu tersebut dia mengalami masa-masa yang cukup kelam dengan cedera yang dideritanya.

“Sudah lama tidak bermain di rumput. Sejak 2019 saya tidak bisa bermain di rumput melalui saat-saat sulit yang kami lalui dengan pandemi dan tahun lalu saya cedera. Saya senang bisa kembali ke tempat kita hari ini. Selalu menyenangkan bermain di sini di Hurlingham. Sungguh istimewa bisa kembali,” kata Nadal dilansir dari Metro, Kamis (23/6/2022).

Lebih lanjut, petenis berusia 36 tahun itu menyambut positif laga eksebisi yang dilakoninya tersebut. Menurutnya, itu bisa menjadi uji coba bagi kondisi fisiknya sendiri yang tak 100 persen bugar dan sudah berada di usia yang tidak muda lagi.

“Bagi saya itu positif untuk memainkan beberapa pertandingan sebelum kompetisi dimulai di Wimbledon. Saya dulu sering bermain di Queen's. Saya lebih tua sekarang dan saya tidak bisa memainkan begitu banyak pertandingan, jadi sangat cocok untuk memainkan beberapa pertandingan di sini. Itu membantu saya merasakan setidaknya beberapa kompetisi sebelum Wimbledon,” ucapnya.

Nadal sendiri berpeluang memperlebar rekor terbanyak gelar Grand Slam yang dipegangnya saat ini dengan 22 trofi di Wimbledon 2022. Namun, meski menang dalam dua Grand Slam pertama tahun ini di Australia Terbuka 2022 dan Prancis Terbuka 2022, rekornya tak terlalu bagus di Wimbledon.

Terakhir kali Nadal menang di kompetisi tenis paling elite di Tanah Britania Raya itu adalah pada 2010 lalu. Meski begitu, bukan tidak mungkin Nadal kembali membuat kejutan seperti yang dilakukannya pada dua turnamen besar pertama tahun ini dan merebut Grand Slam ketiganya tahun ini di Wimbledon 2022.

Editor : Leonardus Selwyn Kangsaputra