Ratusan Hewan Ternak di Jambi Terpapar PMK, Tersebar di 8 Wilayah

Azhari Sultan Jambi
Rabu 29 Juni 2022 11:14 WIB
Ratusan Hewan Ternak di Jambi Terpapar PMK, Tersebar di 8 Wilayah
Hewan ternak di Jambi terpapar PMK, tersebar di 8 wilayah. (Foto: MNC)

JAMBI, celebrities.id - Gubernur Jambi Al Haris mengatakan berdasarkan data yang diterima per 25 Juni 2022, di Provinsi Jambi tercatat 8 kabupaten/kota di Provinsi Jambi terkonfirmasi hewan ternak terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Daerah tersebut, yaitu Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, Kerinci, Muarojambi, Sarolangun, Tanjungjabung Barat, Tanjungjabung Timur dan Kota Sungai Penuh.

"Dari 8 wilayah tersebut, tersebar di 33 kecamatan dan 68 desa. Sedangkan jumlah ternak sakit sebanyak 858 ekor, dan ternak yang telah sembuh sebanyak 409 ekor," tutur Al Haris, Rabu (29/6/2022).

“Provinsi Jambi cukup banyak memiliki hewan ternak yang menyebar di seluruh kabupaten/kota. Saat ini, sudah ada 8 kabupaten- kota yang terkena virus PMK ini. Saya minta seluruh pihak terkait bergerak cepat untuk menangani dan mengendalikan penyebaran PMK dalam rangka mencegah kerugian ekonomi yang lebih besar pada masyarakat, serta untuk menjamin ketersediaan kebutuhan daging dan hewan kurban yang sehat," ujar Al Haris.

Gubernur juga menjabarkan, Provinsi Jambi memiliki populasi ternak yang cukup besar, yaitu 694.731 ekor, terdiri dari sapi, kerbau, kambing, domba dan babi yang dapat terdampak PMK.

Akibat hal ini, katanya, tentu saja bisa menyebabkan kerugian bagi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung, peternak mengalami kerugian ekonomi karena penurunan bobot badan pada ternak dan estetika sehingga nilai jual ternak menurun.

Namun begitu, Gubernur mengakui telah berupaya melakukan berbagai langkah percepatan pencegahan penyebaran PMK. 

Diantaranya, yaitu pengobatan terhadap ternak yang tertular (sakit), peningkatan biosecurity di kandang peternak, serta pelaksanaan vaksinasi PMK sebanyak 4.900 dosis yang mana vaksin PMK tahap pertama merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia telah sampai di Jambi, dan pelaksanaan vaksinasi tersebut harus selesai pada tanggal 7 Juli 2022.

 

1
/
2