Sakit Kepala Jadi Gejala Khusus Omicron? Begini Penjelasan Dokter

Rizky Pradita Ananda
Sabtu 15 Januari 2022 14:35 WIB
Sakit Kepala Jadi Gejala Khusus Omicron? Begini Penjelasan Dokter
Sakit kepala bisa jadi tanda omicorn. (Foto: celebrities.id/Freepik)

JAKARTA, celebrities.id - Virus Omicron kini tengan menjadi ancaman bagi masyakarat Indonesia. Pasalnya, virus varian baru ini dianggap lebih berbahaya dengan satu gejala khusus yang terus muncul pada penderitanya, yakni sakit kepala.

Data awal Washington State Department of Health yang diterbitkan di BMJ mencantumkan sakit kepala sebagai salah satu gejala Omicron yang paling umum, bersama dengan pilek dan kelelahan.

Data ini memperlihatkan bahwa sakit kepala ini menjadi gejala yang banyak dilaporkan oleh para pasien positif Omicron. Sebanyak 65 persen pasien dilaporkan mengalami sakit kepala, menjadikan sakit kepala jadi gejala paling umum yang dideteksi oleh departemen kesehatan pada orang dengan varian tersebut

Sebagai informasi, sakit kepala sendiri sebelumnya sudah dimasukan sebagai salah satu gejala paling umum dari orang yang positif terinfeksi Covid-19 oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). 

Namun yang menjadi catatan, akibat dari varian Delta dan varian mutasi lainnya, sakit kepala lebih banyak dialami oleh para pasien saat terpapar varian Omicron. Dr. Amesh A. Adalja, M.D., pakar penyakit menular dari Johns Hopkins Center for Health Security menyebutkan, sakit kepala ini dipicu virus pernapasan.

"Banyak virus pernapasan, termasuk Covid-19 menyebabkan sakit kepala," ungkap Amesh seperti dikutip Yahoo News, Sabtu (15/1/2022). 

 

1
/
2